Wapres Ajak Masyarakat Papua Selatan Jaga Situasi Sejuk dan Damai Jelang Pilkada 2024

AKURAT.CO Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, mengajak masyarakat di Provinsi Papua Selatan turut menyukseskan gelaran Pilkada 2024.
Wapres berharap pesta demokrasi tingkat daerah dapat melahirkan pemimpin yang berkualitas.
"Saya harap seluruh masyarakat Papua Selatan dapat menjaga situasi politik sejuk dan damai," katanya di Merauke, Papua Selatan, Selasa (4/6/2024).
Menurut Wapres, bangsa Indonesia telah melewati Pemilu 2024 dengan baik.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Anies Belum Raih Dukungan dari Parpol yang Solid
Namun, ada Pilkada 2024 yang juga mesti berlangsung dengan baik.
"Kurang dari enam bulan lagi kita menyelenggarakan pilkada serentak," ujarnya.
Wapres mengatakan, kedamaian selama pelaksanaan Pilkada 2024 akan berdampak positif.
Dengan begitu, masyarakat bisa memilih calon pemimpinnya dengan tenang.
"Dengan demikian pilkada lancar dan menghasilkan pemimpin berintegritas yang memajukan Provinsi Papua Selatan," jelasnya, diberitakan Antara.
Baca Juga: Efek Jokowi Masih Kuat di Pilkada 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








