Human Initiative Bangun Komitmen Berkelanjutan terhadap Dukungan Kemanusiaan di Palestina

AKURAT.CO Bencana kemanusiaan di Gaza, Palestina, tidak pernah lepas dari perhatian seluruh pasang mata dan telinga warga dunia.
Eskalasi yang semakin menguat sejak Oktober 2023 telah menarik perhatian global dan mengundang reaksi serta dukungan internasional.
Human Initiative sebagai organisasi kemanusiaan berdaya jangkau global mengambil langkah kolaboratif melalui Palestine 300 Days: Humanitarian Aid Continues.
President Human Initiative, Tomy Hendrajati, menerangkan, Palestine 300 Days: Humanitarian Aid Continues merupakan wujud nyata dari komitmen berkelanjutan terhadap dukungan kemanusiaan di tengah krisis Gaza, yang telah mencapai 300 hari.
Baca Juga: Profil Novak Djokovic, Sukses Lengkapi Golden Slam dengan Medali Emas Olimpiade 2024!
"Situasi di Palestina kian tidak menentu. Pendudukan militer Israel terhadap kantong-kantong wilayah pengungsian dan permukiman warga Palestina terjadi setiap waktu," ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (5/8/2024).
Bahkan, lanjut Tomy, berdasarkan laporan Situation Report UN OCHA-Days 292 menyebut bahwa Nuseirat dan pusat Kota Gaza telah menjadi wilayah perang, yang menyebabkan lanskap Jalur Gaza semakin sempit.
"Dalam kondisi bantuan kemanusiaan yang terbatas, militer Israel terus mendesak hingga 90 persen warga Gaza terpaksa mengungsi ke zona-zona yang ditentukan," ujarnya.
Berangkat dari situasi itu, Tomy mengatakan, peristiwa yang terjadi di Gaza telah mengonfirmasi karakter kedermawanan yang dimiliki masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Kejagung Tarik 10 Jaksa Senior dari KPK
Human Initiative meyakini bahwa fenomena ini tidak hanya tentang karakter kedermawanan, melainkan panggilan kemanusiaan yang sangat kuat.
Ketika menyaksikan betapa beratnya penderitaan yang dirasakan oleh saudara-saudara di Gaza.
"Human Initiative juga sangat terkejut. Ternyata dukungan terhadap perjuangan Gaza-Palestina, khususnya bagi organisasi kemanusiaan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan juga didukung oleh banyak komunitas yang berasal dari lintas hobi, lintas minat dan berbagai kelompok lainnya," jelas Tomy.
"Human Initiative menyaksikan bahwa peristiwa di Gaza-Palestina telah memanggil banyak semangat kedermawanan sekaligus semangat kepedulian, dan pada akhirnya dukungan terhadap kemanusiaan yang harus kita jaga," tambahnya.
Baca Juga: Dibintangi Jung Hae In, Begini Sinopsis Drakor Terbaru Love Next Door
Human Initiative bertekad untuk meneruskan kebaikan masyarakat Indonesia bagi warga Palestina, berupa kebutuhan pangan, distribusi air bersih, penguatan layanan medis dan bantuan tunai bagi paramedis.
Sedangkan bantuan lainnya akan didistribusikan di kamp pengungsian Mesir, melalui bantuan tunai untuk pengungsi, pasien, paramedis, hunian, pengadaan ambulans dan dukungan psikososial.
"Ini semua adalah kerja-kerja kolaboratif, kerja-kerja kebaikan masyarakat. Yang tentu saja Human Initiative pada konteks ini memainkan perannya sebagai fasilitator, sebagaimana visi organisasi yang kami miliki yaitu menggerakkan kebaikan untuk memartabatkan manusia," pungkas Tomy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








