KPU Prioritaskan Anggota KPPS Pilkada di Bawah Usia 55 Tahun

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum (KPU) memasang skala prioritas rekruitmen untuk calon anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) belum lanjut usia pada Pilkada 2024.
Anggota KPU RI, Persamaan Harahap, mengatakan ketentuan ini sejatinya dasarnya sudah diterapkan pada rekrutmen calon anggota KPPS Pemilu serentak Februari 2024 lalu.
"Kita mengarahkan kepada teman-teman pada rapat koordinasi pembentukan KPPS yang sudah kita lakukan 2 gelombang untuk lebih mengutamakan calon anggota KPPS umurnya memang di bawah 55 tahun untuk menjaga hal-hal yang tidak kita inginkan," kata Persamaan dalam jumpa pers, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Catat, Ini Syarat dan Cara Daftar Anggota KPPS Pilkada 2024!
Ketentuan ini ditujukan untuk menekan kemungkinan kecelakaan kerja maupun KPPS jatuh sakit selama melaksanakan tugas negara.
"Walaupun tidak ada jaminan yang berumur muda lebih sehat, tapi secara umum kita berharap yang umurnya di bawah 55 tahun. Jika ada itu untuk diprioritaskan dengan harapan untuk mendapatkan calon anggota KPPS yang benar-benar sehat secara jasmani dan rohani," ujarnya.
Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia KPU RI itu mengungkapkan, para calon anggota KPPS juga harus lebih dulu menjalani tes kesehatan, terutama tes gula darah, kolesterol dan tekanan darah.
"KPU menjamin santunan bagi KPPS yang mengalami kecelakaan kerja selama bertugas pada Pilkada 2024," Jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, KPU resmi membuka pendaftaran atau rekrutmen Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada 2024 di 545 wilayah yang menyelenggarakan pilkada tahun ini.
Peluncuran tahapan rekrutmen KPPS Pilkada 2024 ini secara resmi dilakukan di KPU DKI Jakarta pada hari ini, Selasa (17/9/2024). Nantinya, para anggota KPPS ini akan disebar di 435.089 tempat pemungutan suara (TPS) untuk melayani sekitar 203.290.554 pemilih berdasarkan data pemilih sementara (DPS) saat ini.
Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menyatakan, total ada 3.045.623 anggota KPPS yang dibutuhkan KPU se-Indonesia untuk Pilkada 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








