Ditanya Bakal Cabut Moratorium Daerah Otonom Baru, Ini Kata Jokowi

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi), tak banyak berkomentar ketika ditanya apakah dirinya akan mencabut moratorium daerah otonom baru (DOB) di sisa masa jabatannya.
Dia mengatakan, enggan memutuskan hal-hal strategis menjelang purna tugas, atau dalam sisa tiga pekan waktunya mengakhiri masa jabatan sebagai Presiden Republik Indonesia.
"Saya ini tinggal tiga minggu, tidak boleh memutuskan hal hal yang strategis," kata Jokowi di sela kegiatan kunjungan kerja di Alor, Nusa Tenggara Timur, dikutip Antara, Kamis (3/10/2024).
Baca Juga: Denny JA: Indeks Kebebasan Ekonomi Naik, Jokowi Berhasil Tingkatkan Peluang Sektor Swasta
Dia pun meminta wartawan menanyakan ihwal pencabutan moratorium DOB tersebut kepada Presiden dan pemerintahan baru nanti.
Diketahui, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, juga mengatakan bahwa pencabutan moratorium pembentukan daerah otonom baru (DOB) akan diserahkan kepada pemerintah baru atau periode selanjutnya.
Sejauh ini, pemerintah belum membuka moratorium daerah otonom baru (DOB). Moratorium ini diberlakukan sejak pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Namun, pemerintahan Jokowi memberikan pengecualian bagi pemekaran wilayah Papua, guna mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Papua dan mendekatkan pelayanan masyarakat di sana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







