Komisi Informasi Pusat Jelajahi Integrasi Perlindungan Data Pribadi dan Keterbukaan Informasi Publik

AKURAT.CO Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat, Arya Sandhiyudha, melihat peluang untuk mengintegrasikan tata kelola perlindungan data pribadi dengan keterbukaan informasi publik saat berkunjung ke Toronto, Kanada.
Pertemuan ini dilakukan dengan Komisi Informasi dan Perlindungan Data Pribadi Ontario, Kanada (Information and Privacy Commissioner).
Bersama Arya, delegasi Indonesia juga terdiri dari dua Komisioner lainnya, Rospita Vici Paulyn dan Samrotunnajah Ismail, serta didampingi oleh Konsul Penerangan dan Sosial Budaya dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Toronto, yang diutus oleh Konjen Dyah Asmarani.
Baca Juga: Gugatan 10 Tahun Lassana Diarra Menang, FIFA Dinyatakan Langgar Regulasi Uni Eropa
Arya menjelaskan, Kanada menjadi salah satu model yang sedang dipelajari oleh Komisi Informasi Pusat.
Tahun lalu, delegasi Indonesia juga mengunjungi Belgia untuk mempelajari praktik di Uni Eropa terkait hubungan antara perlindungan data pribadi dan keterbukaan informasi publik.
“Terkait relasi antara perlindungan data pribadi dan keterbukaan informasi publik, terdapat tiga model pendekatan. Pertama, model integrasi seperti di Kanada. Kedua, model sinergi seperti di Uni Eropa, di mana dua lembaga di bawah koordinasi satu lembaga koordinator. Ketiga, opsi lembaga yang terpisah,” jelas Arya.
Baca Juga: Dituduh Lakukan Transaksi Rp80 Miliar dalam Kasus Korupsi Timah, PT SBS Bantah Keterlibatan
Menurut Arya, ketiga model tersebut harus menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan terbaik yang dapat mendorong kemajuan keterbukaan informasi publik dan perlindungan data pribadi di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









