Ada Efisiensi Anggaran, Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Tak Akan Dihapus

AKURAT.CO Direktur Utama Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI) tidak akan dihapus, meski Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkena efisiensi anggaran.
"Tetap sama, PBI tetap sama," kata dia saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Selasa (11/2/2025).
Dalam hal ini, pemerintah masih membayarkan PBI untuk 96,8 juta orang dengan pembayaran Rp 42 ribu per orang yang masih dibantu pemerintah pusat. Sehingga, BPJS Kesehatan tidak memiliki anggaran namun iuran dari masyarakat.
"PBI masih dibayarkan untuk 96,8 juta orang dikali Rp 42 ribu, anda kalikan saja jadi sekitar Rp 48-49 triliun," jelasnya.
Baca Juga: Siap-siap! Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik Tahun Ini
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menyisir program yang terdampak pemangkasan anggaran Rp 19,6 triliun. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan dari hasil diskusi dengan DPR, ada beberapa program Kemenkes yang kemungkinan perlu adanya efisiensi.
"Dari diskusi dengan teman DPR, ada yang disarankan ini bisa efisiensi, ini enggak. Jadi ada mungkin beberapa realokasi yang diperlukanlah untuk program prioritas tersebut," ujar Budi.
Dia mengakui, terdapat program prioritas Kemenkes yang tidak cukup masuk dalam anggaran sehingga dibutuhkan penyesuaian. "Kami memang masih ada beberapa program prioritas yang enggak cukup untuk bisa masuk dengan uang tersebut," katanya.
Oleh karena itu, Kemenkes mendukung kebijakan efisiensi anggaran yang dikeluarkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







