Dukung Efisiensi Anggaran, Hasto Yakin Prabowo Kedepankan Ekonomi Rakyat

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyatakan pihaknya mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto tentang efisiensi anggaran untuk program strategisnya.
"Kami membangun partai ini disertai dengan suatu ide tentang demokrasi, ide tentang kedaulatan rakyat, tentang suara arus bawah sehingga terkait dengan kebijakan untuk melakukan rasionalisasi anggaran itu suatu hal berkaitan efisiensi, akuntabilitas. Sehingga kita memberikan dukungan atas kebijakan itu," kata Hasto di Sekolah Partai Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).
Namun begitu, dia optimis Prabowo bisa mengedepankan sektor-sektor produktif untuk rakyat, agar perekonomian kelas bawah juga ikut bisa meningkat.
Baca Juga: Efisiensi APBN 2025, OJK Siapkan 4 Kebijakan Prioritas Dukung Pemerintah
"Tentu saja skala prioritas agar sektor-sektor produktif untuk rakyat itu dikedepankan sehingga yang didorong, kami meyakini Presiden Prabowo juga akan mendorong kebijakan perekonomian rakyat," tegasnya.
Dia menguraikan salah satu contoh PDIP mendukung kebijakan tersebut. Di mana, pihaknya menegaskan kepada seluruh kepala daerah dari PDIP untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Misalnya dari Kota Surabaya siap memberikan dukungan terkait dengan kebijakan makan gratis, tetapi kemudian juga melibatkan dari daerah tetapi juga bagaimana UMKM untuk warung-warung rakyat itu juga misalnya dapat ikut berkontribusi. Itu salah satu masukan yang sangat positif dari Kepala Daerah PDI Perjuangan," jelasnya.
"Jadi memang ini situasi tidak mudah ada pertarungan geopolitik ekspektasi dunia untuk tumbuh dan berkembang juga masih menghadapi berbagai tantangan-tantangan global yang tidak mudah maka lebih baik kita mengencangkan ikat pinggang dan kemudian mendorong kemampuan kita untuk berdikari," tambahnya.
Untuk itu, pihaknya mengapresiasi langkah Prabowo yang melakukan kajian dalam untuk menyelaraskan kebijakan efisiensi anggaran ini dengan tantangan global.
Baca Juga: Ada Efisiensi Anggaran, Penerima Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Tak Akan Dihapus
"Ya kami mendengar bahwa Presiden Prabowo juga melakukan kajian-kajian secara dinamis bagaimana kebijakan nasional itu juga diselaraskan dengan tantangan-tantangan global," kata dia.
"Beliau juga melakukan diplomasi internasional yang sangat baik, sehingga saat ini pun termasuk di DPR itu juga melakukan kajian-kajian terkait dengan rasionalisasi anggaran," tambah Hasto.
Dirinya juga meminta masyarakat, menaruh kepercayaan kepada DPR sebagai wakil rakyat, melalui Badan Anggaran (Banggar) yang diketuai Ketua DPP PDIP, Said Abdullah.
"Jadi kita percayakan dulu DPR melalui fungsi anggaran, legislasi, itu juga akan melakukan kajian-kajian. Itu yang saya dapatkan laporan dari Said Abdullah agar terkait efisiensi anggaran itu kepentingan rakyat yang justru dikedepankan. Muncul larangan pemborosan anggaran itu yang kami lihat dalam prespektif positif," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







