Presiden Prabowo Lantik 481 Kepala Daerah Terpilih di Istana Negara Hari Ini

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto secara resmi akan melantik 481 kepala daerah terpilih pada hari ini (Kamis, 20/2/2025).
Acara pelantikan yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, menjadi bagian dari tahapan akhir Pilkada Serentak 2024 yang digelar sebelumnya.
Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, prosesi pelantikan kepala daerah dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB.
Kirab Sebelum Pelantikan
Sebelum dilantik, para kepala daerah terpilih akan mengikuti prosesi kirab yang dimulai dari Lapangan Monumen Nasional (Monas).
Kirab ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang bertujuan untuk memperkuat semangat kebersamaan dan simbolisasi transisi kepemimpinan daerah.
Baca Juga: Sejumlah Jalan Ditutup Saat Pelantikan Kepala Daerah, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya
"Seluruh kepala daerah beserta wakilnya akan bergerak dari Monas menuju Istana Negara sebelum pelantikan dimulai," ujar Wamendagri.
Setibanya di Istana Negara, para kepala daerah yang memenangkan Pilkada Serentak 2024 akan menjalani pelantikan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai bagian dari persiapan, gladi kotor dan gladi bersih telah dilakukan sebelumnya di Lapangan Monas untuk memastikan kelancaran acara.
Seluruh kepala daerah yang akan dilantik telah mengikuti latihan guna memahami alur dan tata cara pelantikan.
Amanat Presiden Prabowo
Pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, yang juga akan memberikan amanat kepada kepala daerah.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo diperkirakan akan menekankan visi pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik.
Baca Juga: Wamendagri Sebut Mantan Presiden Bakal Jadi Pembicara di Retret Kepala Daerah Terpilih, Jokowi?
Serta koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah demi kesejahteraan rakyat.
Berdasarkan keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, sebanyak 961 pejabat daerah akan dilantik dalam upacara ini.
Mereka terdiri dari 33 gubernur dan 33 wakil gubernur, 363 bupati dan 362 wakil bupati serta 85 wali kota dan 85 wakil wali kota.
Pelantikan serentak ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Istana Kepresidenan.
Menjadikannya tonggak sejarah dalam sistem pemerintahan daerah di Indonesia.
Langkah ini mencerminkan upaya pemerintah dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan program nasional, serta memperkuat koordinasi antarwilayah.
Baca Juga: Maksimalkan Kemitraan, Khofifah Harap Ada Retreat untuk Wakil Kepala Daerah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








