Ma’ruf Amin Ungkap Kerinduan Saat Menjabat Wapres: Dialog dengan Masyarakat dan Wartawan

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres) ke-13 RI, Ma’ruf Amin, menekankan pentingnya berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat untuk memahami kebutuhan mereka secara nyata.
Hal ini ia sampaikan dalam ceramah menjelang berbuka puasa di Tangerang, Kamis (6/3/2025). Dalam kesempatan tersebut, Ma’ruf mengungkapkan dua hal yang ia rindukan selama menjabat sebagai Wapres mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal pertama yang dirindukan Ma’ruf adalah kunjungan ke berbagai daerah untuk berdialog dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Saya datang bukan untuk mengajari, tetapi untuk mendengar apa yang sebenarnya masyarakat butuhkan,” ujarnya.
Ia mencontohkan pengalamannya saat melakukan kunjungan kerja ke Papua.
“Saya ibaratkan seperti ingin menggaruk yang gatal. Sebab, yang tahu di mana gatalnya adalah masyarakat sendiri. Jangan sampai kita menggaruk sesuatu yang sebenarnya tidak perlu,” tambahnya.
Baca Juga: KPK Awasi Program Makan Bergizi Gratis, Soroti Potensi Penyimpangan
Menurutnya, tanpa dialog yang baik, pemerintah bisa saja membawa program yang sebenarnya tidak dibutuhkan oleh masyarakat.
“Ada program yang kita bawa, tetapi mereka tidak membutuhkannya karena kita tidak bertanya. Kita kira ini yang diperlukan, padahal mereka butuh hal lain. Itulah mengapa penting untuk menanyakan langsung, mana yang ‘gatal’, itu yang harus kita ‘garuk’,” jelasnya.
Dari hasil dialog tersebut, lanjutnya, pemerintah kemudian merancang berbagai program percepatan atau quick win di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
Hal kedua yang ia rindukan adalah komunikasi dengan wartawan, meskipun saat ini tidak lagi secara langsung.
“Di mana-mana saya tetap berkomunikasi, walaupun tidak langsung. Saya tetap membaca dan memantau pemberitaan di internet, televisi, serta media sosial. Wartawan punya peran penting dan strategis,” ungkapnya.
Meskipun tidak lagi menjabat, Ma’ruf menegaskan bahwa dirinya tetap turun ke masyarakat, meski dengan pendekatan yang berbeda.
Baca Juga: MTI: Revisi UU LLAJ Harus Jadi Momentum Perbaikan Transportasi Darat
“Sekarang saya lebih banyak diundang untuk memberikan ceramah. Jarang ada dialog langsung, kecuali dalam forum tertentu. Segmentasinya juga berbeda dibandingkan dulu,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









