Akurat
Pemprov Sumsel

Indonesia Kirim Bantuan Obat-obatan hingga Kebutuhan Pokok Rp19,8 Miliar ke Myanmar

Ahada Ramadhana | 3 April 2025, 16:58 WIB
Indonesia Kirim Bantuan Obat-obatan hingga Kebutuhan Pokok Rp19,8 Miliar ke Myanmar

AKURAT.CO Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, mengatakan pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Myanmar hingga USD1,2 juta atau Rp19,8 miliar.

Berdasarkan hasil rapat dari Kementerian Luar Negeri seluruh ASEAN, bahwa saat ini bantuan yang sangat dibutuhkan adalah shelter, alat-alat kesehatan dan obat-obatan.

Menurutnya, situasi keamanan dan politik di Myanmar masih belum kondusif. Hingga saat ini, jumlah korban dan tingkat kerusakan akibat gempa masih terus bertambah.

Selain itu, berdasarkan pemantauan dan laporan dari KBRI di Myanmar, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban dari warga negara Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Kirim Bantuan Tambahan ke Myanmar Pasca Gempa

"Berdasarkan data yang kami miliki, hingga hari ini terdapat 2.886 korban jiwa dan 4.636 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang," kata dia dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).

Sugiono mengatakan, pengiriman bantuan seberat 124 ton ini merupakan bentuk dari solidaritas masyarakat Indonesia kepada masyarakat Myanmar. 

"Kami berharap bantuan yang dikirimkan ini, termasuk obat-obatan, alat sanitasi, dan kebutuhan pokok, dapat meringankan penderitaan masyarakat Myanmar yang terdampak gempa," ujarnya.

Tak hanya itu, Menlu Sugiono juga melepas bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Indonesia termasuk 16 ribu paket bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dengan berat 19,7 ton atau Rp2,5 miliar untuk penyintas bencana gempa bumi Myanmar, yang diberangkatkan dari Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.

Selain dari Baznas, Pemerintah Indonesia juga bersinergi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Kementerian Kesehatan RI, Kementerian Pertanian RI, serta lembaga resmi lainnya untuk turut mengirimkan bantuannya.

"Pada pagi hari ini, kita akan melepas bantuan kemanusiaan ke Myanmar sesuai dengan arahan Presiden Indonesia Prabowo Subianto," ujarnya. 

Ketua Baznas RI, Noor Achmad, mengatakan dari jumlah tersebut, Baznas berkontribusi dengan mengirimkan 16 ribu paket bantuan kemanusiaan atau setara Rp2,5 miliar.

Baca Juga: Baznas Kembali Kirim Tim Kemanusiaan ke Myanmar

Bantuan tersebut terdiri dari 100 unit genset, 50 unit tenda, 10.000 sarung, 1.000 paket hygiene kit khusus untuk wanita dan anak-anak, 5.000 selimut, 50 unit terpal, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak gempa di Myanmar.

Bantuan ini, merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung upaya kemanusiaan global. Karena itu, Baznas berkomitmen untuk terus aktif dalam berbagai aksi kemanusiaan, baik di dalam negeri maupun internasional. 

"Kami memastikan bahwa bantuan yang dikirim sesuai dengan kebutuhan penyintas di Myanmar. Selain bantuan logistik, kami juga mengirimkan tim medis dari Rumah Sehat Baznas (RSB) yang terdiri dari lima orang, serta Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) sebanyak lima orang yang akan membantu dalam penanganan korban gempa di lapangan," jelasnya.

Dia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa di Myanmar serta memperkuat solidaritas antara Indonesia dan Myanmar dalam menghadapi situasi darurat. 

"Pemerintah dan Baznas akan terus mengawal proses distribusi agar bantuan tepat sasaran dan bermanfaat bagi para penyintas," tegasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.