Ekonom: Program MBG Bentuk Redistribusi Ekonomi yang Produktif

AKURAT.CO Ekonom Fakhrul Fulvian menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah redistribusi ekonomi yang produktif.
“Dalam kerangka Fiscal Prudence 2.0—sebuah pendekatan yang mencoba menyeimbangkan kedisiplinan fiskal dengan belanja publik yang mendorong pertumbuhan—program makan gratis bukanlah bentuk amal. Ini adalah bentuk redistribusi yang produktif,” ungkap Fakhrul dalam keterangannya, Senin (21/4).
Fakhrul menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang baik selama masa pertumbuhan berpengaruh langsung terhadap kemampuan kognitif anak, kehadiran mereka di sekolah, serta produktivitas kerja di masa mendatang.
Sebagai Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, ia juga menekankan bahwa program MBG berperan sebagai stimulus yang tepat sasaran, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki kecenderungan tinggi untuk membelanjakan setiap tambahan pendapatan.
“Efek pengganda fiskal dari makan gratis bukanlah teori semata, ia nyata dalam bentuk aktivitas ekonomi lokal, pergerakan rantai pasok makanan, dan berkurangnya beban keuangan rumah tangga,” pungkas Fakhrul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








