Ekonom: Program MBG Bentuk Redistribusi Ekonomi yang Produktif

AKURAT.CO Ekonom Fakhrul Fulvian menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah redistribusi ekonomi yang produktif.
“Dalam kerangka Fiscal Prudence 2.0—sebuah pendekatan yang mencoba menyeimbangkan kedisiplinan fiskal dengan belanja publik yang mendorong pertumbuhan—program makan gratis bukanlah bentuk amal. Ini adalah bentuk redistribusi yang produktif,” ungkap Fakhrul dalam keterangannya, Senin (21/4).
Fakhrul menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang baik selama masa pertumbuhan berpengaruh langsung terhadap kemampuan kognitif anak, kehadiran mereka di sekolah, serta produktivitas kerja di masa mendatang.
Sebagai Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, ia juga menekankan bahwa program MBG berperan sebagai stimulus yang tepat sasaran, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki kecenderungan tinggi untuk membelanjakan setiap tambahan pendapatan.
“Efek pengganda fiskal dari makan gratis bukanlah teori semata, ia nyata dalam bentuk aktivitas ekonomi lokal, pergerakan rantai pasok makanan, dan berkurangnya beban keuangan rumah tangga,” pungkas Fakhrul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






