Ekonom: Program MBG Bentuk Redistribusi Ekonomi yang Produktif

AKURAT.CO Ekonom Fakhrul Fulvian menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah redistribusi ekonomi yang produktif.
“Dalam kerangka Fiscal Prudence 2.0—sebuah pendekatan yang mencoba menyeimbangkan kedisiplinan fiskal dengan belanja publik yang mendorong pertumbuhan—program makan gratis bukanlah bentuk amal. Ini adalah bentuk redistribusi yang produktif,” ungkap Fakhrul dalam keterangannya, Senin (21/4).
Fakhrul menjelaskan bahwa asupan nutrisi yang baik selama masa pertumbuhan berpengaruh langsung terhadap kemampuan kognitif anak, kehadiran mereka di sekolah, serta produktivitas kerja di masa mendatang.
Sebagai Chief Economist Trimegah Sekuritas Indonesia, ia juga menekankan bahwa program MBG berperan sebagai stimulus yang tepat sasaran, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah yang memiliki kecenderungan tinggi untuk membelanjakan setiap tambahan pendapatan.
“Efek pengganda fiskal dari makan gratis bukanlah teori semata, ia nyata dalam bentuk aktivitas ekonomi lokal, pergerakan rantai pasok makanan, dan berkurangnya beban keuangan rumah tangga,” pungkas Fakhrul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







