Warga Kabupaten Rote Ndao Rasakan Besarnya Manfaat Program Cek Kesehatan Gratis

AKURAT.CO Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Program Cek Kesehatan Gratis termasuk dalam agenda prioritas bidang kesehatan yang menekankan pada upaya promotif dan preventif, khususnya melalui deteksi dini penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes dan kolesterol tinggi.
Cek Kesehatan Gratis merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok negeri.
Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Wujud Negara Jamin Kesejahteraan Rakyat
Di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Puskesmas Baa menjadi salah satu pelaksana utama program ini. Yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala dan deteksi dini terhadap penyakit berisiko tinggi.
Cek Kesehatan Gratis mulai disosialisasikan oleh Puskesmas Baa sejak 10 Februari 2025, melalui berbagai saluran komunikasi seperti mimbar gereja, kegiatan posyandu, pertemuan ibu hamil hingga media sosial.
Penanggung Jawab Mutu Pelayanan Puskesmas Baa, dr. Arren Bulan, mengatakan, upaya ini dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas agar mengetahui dan memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis di fasilitas kesehatan terdekat.
Baca Juga: Mulai Juli 2025, Program Cek Kesehatan Gratis Presiden Prabowo Menyasar Anak Sekolah
"Tentu banyak kesulitan yang kami hadapi. Yang pertama penyampaian informasi ke masyarakat. Jadi kalau kami di Puskesmas Baa itu untuk mengajak masyarakat itu, yang pertama itu kami sampaikan melalui mimbar-mimbar gereja, teman-teman pustu (puskesmas pembantu) juga sampaikan di kegiatan-kegiatan seperti posyandu. Kadang di dalam kegiatan-kegiatan ibu hamil juga kita sampaikan," jelas dr. Arren, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (23/5/2025).
Selain melalui jalur formal, Puskesmas Baa juga menggunakan metode kreatif seperti pembagian kupon kepada masyarakat untuk mempermudah akses layanan kesehatan secara gratis.
Kupon didistribusikan oleh petugas puskesmas ketika berkunjung ke lokasi-lokasi strategis di wilayah tersebut.
Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Sentuh 5,3 Juta Orang, Tantangan Ada di Daerah dan Lansia
"Dan ada satu lagi itu kami membuat seperti kupon, jadi itu biasanya kami teman-teman Puskesmas, kalau ada pergi ke mana, kami bagi ini tolong dibawa ke Puskesmas itu pemeriksaannya gratis," katanya.
Masyarakat yang telah mengikuti program ini mengaku merasakan banyak manfaat dari Cek Kesehatan Gratis di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.
Sonya Sinlae, salah satu warga yang memanfaatkan layanan tersebut, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan membantu dirinya lebih waspada terhadap kondisi kesehatan.
Baca Juga: Program Cek Kesehatan Gratis Jadi Faktor Kuat Tingginya Rating Presiden Prabowo di Survei
"Saya rasa banyak manfaatnya karena kami sering tidak selalu datang ke Puskesmas untuk melakukan cek kesehatan gratis, kecuali dalam keadaan sakit. Dilihat dari hasil pemeriksaan, kolesterol saya agak tinggi, kemudian harus lebih banyak melakukan aktivitas fisik," jelasnya.
Presiden Prabowo, sebelumnya, menegaskan bahwa negara harus hadir secara nyata di seluruh Tanah Air sampai ke wilayah terluar, terpencil dan tertinggal.
Akses layanan kesehatan yang merata merupakan salah satu prioritas utama pemerintah untuk menjamin hak dasar seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.
Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya bertujuan mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga sebagai upaya deteksi dini terhadap penyakit-penyakit berisiko tinggi yang kerap tidak terdeteksi sejak dini.
Pemerintah berharap, dengan semakin luasnya jangkauan layanan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






