Pemerintah Dorong Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura Sumut Jadi Pariwisata Masa Depan

AKURAT.CO Pemerintah mendorong Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, menjadi simbol sinergi antara riset pertanian dan potensi pariwisata masa depan.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengatakan TSTH2 ini juga menjadi langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan.
TSTH2 merupakan pusat riset penelitian bibit unggul pertanian dan lokasi budidaya tanaman herbal berskala internasional, yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang modern.
Baca Juga: Festival Tabut 2025 Tembus 200 Ribu Pengunjung, Wamenpar: Magnet Pariwisata Bengkulu
Dalam kegiatan ini, dia juga berkesempatan mendampingi Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Panjaitan, meninjau Alkap dan Tour Green House dan Data Center IT DEL di Balige.
"Senang sekali hari ini saya bisa mendampingi Pak Luhut Binsar Panjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional, melihat dua hal yang luar biasa yang ada di Sumut yaitu TSTH2 yang menjadi pusat penelitian pertanian. Kemudian juga Institut Teknologi Del, kampus yang menciptakan SDM yang mumpuni di bidang teknologi yang luar biasa," kata Ni Luh, dikutip Minggu (13/7/2025)
Dia menjelaskan, program ini sejalan dengan Kementerian Pariwisata Tahun 2025, yaitu Pariwisata Naik Kelas, dengan tujuan untuk menciptakan destinasi pariwisata yang berkualitas melalui pemanfaatan wisata minat khusus,
Kawasan ini diharapkan bisa dijadikan destinasi wisata minat khusus di bidang agrowisata serta produk wisata lain, seperti wisata petualangan, wisata edukasi, gastronomi dan pengembangan event.
Serta pemanfaatan teknologi dalam pertanian, seperti yang dikembangkan di TSTH2, nantinya bisa tercipta inovasi dalam pengembangan pariwisata.
"Saya melihat bagaimana demo tentang AI (Artificial Intelligence), bagaimana AI ini bisa diperuntukan untuk pariwisata," jelasnya.
Baca Juga: PrismaLink–Darmawisata Indonesia Pacu Digitalisasi Pembayaran di Sektor Pariwisata
"Jadi ini tentu saja kita harapkan lebih banyak lagi inovasi-inovasi yang muncul di kampus ini yang kemudian bisa bermanfaat tidak hanya di bidang teknologi tetapi juga di bidang pariwisata," tegasnya.
Ketua Dewan Penasihat Ekonomi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan penguatan sektor pertanian menjadi fokus utama Presiden Prabowo Subianto, sehingga TSTH2 ini diharapkan bisa mewujudkannya.
"Jadi nantinya kami berharap ini bisa menjadi pusat penelitian dan pengembangan tanaman herbal, serta hilirisasi produk herbal, termasuk minyak atsiri, pupuk, dan bioenergi, sehingga ketahanan pangan bisa terwujud," kata Luhut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








