Cek Fakta: AMRO Tidak Pernah Memprediksi Indonesia Bubar Tahun 2030

AKURAT.CO Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) RI, melalui akun Instagram yang dikelola @cekfakta.ri, kembali merespons adanya judul pemberitaan bernuansa provokatif yang memuat disinformasi, fitnah dan kebencian atau DFK.
Pemberitaan tersebut tersebar dengan narasi bahwa Indonesia dikhawatirkan bubar pada 2030 yang merujuk pada klaim dalam laporan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO).
Baca Juga: PCO: Hak Rakyat Jika Tak Suka dengan Pemerintah, Tapi Bendera Merah Putih Tidak Boleh Diganti
Dalam berita yang memuat DFK tersebut menulis bahwa laporan bertajuk AMRO Annual Consultation Report menyebut adanya peningkatan rasio utang yang tidak selaras dengan Produk Domestik Bruto (PDB).
Laporan itu juga mengasumsikan bahwa pengeluaran pemerintah Indonesia meningkat, tetapi tidak diimbangi oleh pemasukan yang setara.
Baca Juga: PCO: Abolisi dan Amnesti Oleh Presiden untuk Memperkuat Persatuan Bangsa
Faktanya, tim @cekfakta.ri menemukan keterangan resmi dari AMRO yang menjelaskan bahwa lembaga tersebut sedang memotret prospek makroekonomi Indonesia dan mencatat bahwa rasio utang pemerintah terhadap PDB diperkirakan dapat meningkat secara bertahap menjadi 42 persen pada tahun 2029.
"Tidak ada narasi dari AMRO mengenai prediksi keruntuhan ataupun krisis. AMRO justru memuji Indonesia karena berhati-hati dan penuh kedisiplinan dalam pengelolaan fiskal," tulis akun @cekfakta.ri, Selasa (5/8/2025).
Baca Juga: PCO: Kolaborasi Pusat, Daerah, dan Swasta Kunci Sukses Program MBG
Bahkan, dalam keterangannya, AMRO menilai bahwa Indonesia telah melakukan banyak langkah mitigasi dalam menjaga stabilitas perekonomian.
AMRO juga meyakini bahwa perekonomian Indonesia akan terus tumbuh dengan angka di atas lima persen.
Baca Juga: PCO: Bergabungnya Indonesia ke BRICS Bukan Tanda Anti-Barat
Adanya informasi ini dengan tegas membantah pemberitaan yang sebelumnya tersebar lewat narasi provokatif dan memuat DFK, bahkan menyesatkan.
"Dalam konteks ini, Indonesia dinilai telah melakukan berbagai upaya mitigasi keuangan di tengah beragam tantangan eksternal. AMRO juga meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di atas lima persen pada tahun 2029," tulis @cekfakta.ri.
Baca Juga: PCO: Desa Siaga TB Wujud Komitmen Presiden Prabowo Sejahterakan Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








