Waktunya Indonesia Jadi Pelaku Utama Perdagangan Global Lewat Bisnis Ekspor-Impor

AKURAT.CO Peluang perdagangan global terus terbuka lebar, seiring meningkatnya kebutuhan pasar internasional. Hal ini menjadi kesempatan emas bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, untuk melebarkan sayapnya ke luar negeri.
Menyikapi tren ini, praktisi ekspor-impor, Kemal Abda'u, aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih percaya diri terjun ke bisnis lintas negara, baik dalam impor maupun ekspor produk lokal.
Kemal yang juga dikenal sebagai pendiri komunitas Berani Export Import, menegaskan bahwa kunci utama dalam memulai bisnis ekspor-impor adalah pemahaman prosedur serta kewaspadaan terhadap risiko penipuan.
Baca Juga: PMK Nomor 4 Tahun 2025 Tingkatkan Layanan Ekspor Impor Barang Kiriman
"Jika dilakukan dengan benar, masyarakat tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan dari luar negeri, tetapi juga mampu membawa produk Indonesia menembus pasar internasional," kata Kemal, melalui keterangan resminya, Jumat (29/8/2025).
Banyak pelaku usaha di Indonesia masih ragu melakukan impor langsung dari negara lain, seperti China, meskipun harga dan variasi produk sangat menarik. Hal ini disebabkan oleh minimnya pemahaman mengenai legalitas supplier, biaya tambahan, hingga proses pengiriman barang.
Bahkan, menurut catatan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, setiap tahun muncul ribuan kasus sengketa terkait pengiriman barang dari luar negeri.
Selain berbagi strategi impor, Kemal juga mendorong masyarakat untuk lebih serius dalam ekspor. Menurutnya, produk Indonesia memiliki potensi besar di pasar global.
Baca Juga: Vietnam Manfaatkan Lonjakan Harga Kopi Global untuk Perluas Pasar Ekspor
Namun tetap, kualitas dan standar kemasan harus disesuaikan dengan permintaan negara tujuan. Dokumen seperti invoice, packing list, hingga sertifikat khusus juga wajib disiapkan dengan baik.
Dia percaya, dengan edukasi dan pemahaman yang tepat, masyarakat Indonesia bisa bertransformasi dari sekadar konsumen menjadi pelaku utama dalam perdagangan internasional.
"Indonesia memiliki sumber daya dan produk unggulan. Sudah saatnya kita berani bersaing, tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di pasar global," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








