Jadi Menkeu, Purbaya Harus Bisa Dengar Kritik Masyarakat dan Bangun Kredibilitas Fiskal

AKURAT.CO Purbaya Yudhi Sadewa didesak untuk menyiapkan sejumlah langkah strategis, pasca dirinya resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) sejak Senin (8/9/2025).
Ekonom sekaligus Pakar Kebijakan Publik, Achmad Nur Hidayat, menilai langkah pertama yang harus dilakukan Purbaya yaitu membangun kredibilitas fiskal. Menurutnya, APBN harus dikelola dengan disiplin, transparan, dan berorientasi jangka panjang.
"Target pertumbuhan tinggi tak boleh mengorbankan keseimbangan fiskal. Kedua, buka ruang dialog dengan publik. Kritik adalah masukan, bukan gangguan. Seorang Menkeu harus menunjukkan telinga yang peka, bukan hanya mulut yang lantang," ujar Achmad.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Minta Waktu untuk Adaptasi
Ketiga, Purbaya harus bisa membumikan visi Presiden dengan program nyata. Belanja produktif harus diperluas, reformasi birokrasi dipercepat, dan hambatan investasi dipangkas. Sinergi dengan kebijakan moneter juga penting agar ekspansi fiskal tidak memicu inflasi.
Selain itu, Purbaya jaga harus mampu menjaga komunikasi publik, sebab Menkeu adalah wajah fiskal Indonesia di mata dunia. Sehingga, setiap kata harus menenangkan publik dan meyakinkan pasar, bukan menciptakan kegaduhan baru.
"Jangan meremehkan kritik publik. Suara masyarakat adalah fondasi demokrasi. Dan jangan terjebak dalam retorika tanpa strategi. Publik sudah kenyang dengan janji, yang dibutuhkan adalah roadmap detail dengan indikator yang terukur," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








