Dasco Dorong Kebijakan Satu Peta untuk Atasi Konflik Agraria: Agar Tak Tumpang Tindih

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan pentingnya penerapan kebijakan satu peta sebagai langkah awal dalam menyelesaikan beragam konflik agraria di Indonesia.
"Ya ini teman-teman dari koalisi agraria, bersama beberapa organisasi yang memperjuangkan reformasi agraria itu memberikan beberapa aspirasi terutama kasus-kasus agraria yang lama belum terselesaikan," ujar Dasco, dikutip Kamis (3/10/2025).
Menurutnya, tumpang tindih kebijakan dan data sering kali menjadi penyebab rumitnya penyelesaian persoalan agraria. Karena itu, DPR bersama para pegiat reforma agraria sepakat bahwa kebijakan satu peta harus segera diwujudkan.
Baca Juga: DPR Dorong Pembentukan Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria, Dibawahi Langsung oleh Presiden
"Ya itu tadi satu penyelesaian pertama ada keinginan untuk kita mempunyai satu peta sehingga kemudian tidak ada tumpang tindih dan satu persepsi mengenai masalah advokasi dan lain-lain," jelasnya.
Selain kebijakan satu peta, DPR telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Reforma Agraria yang akan mengawal berbagai aspirasi masyarakat terkait penyelesaian konflik lahan.
"Selain memang DPR sudah membentuk Pansus reforma agraria, kita juga sepakat kemarin bahwa kita mendorong pemerintah untuk membentuk badan penyelesaian reforma agraria sehingga permasalahan yang lama cepat diselesaikan sesuai dengan semangat Presiden Prabowo Subianto menuntaskan masalah-masalah yang berkaitan dengan masyarakat," imbuhnya.
Dia memastikan, DPR akan mengawal kebijakan ini sembari mendorong pemerintah agar segera membentuk Badan Nasional Penyelesaian Reforma Agraria di bawah komando presiden.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








