Pemerintah Evaluasi Keamanan Bangunan Sekolah dan Pesantren Secara Nasional

AKURAT.CO Pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap keamanan struktur bangunan sekolah dan pesantren di seluruh Indonesia.
Langkah ini merupakan respons atas meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan fasilitas pendidikan.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah usulan strategis yang akan ditindaklanjuti lintas kementerian dan lembaga.
Salah satu langkah utama adalah evaluasi keamanan struktur bangunan secara masif tanpa tebang pilih.
Ia menegaskan, asesmen akan dilakukan bertahap melalui tiga pendekatan: asesmen mandiri, asesmen teknis awal, dan asesmen teknis mendalam.
“Asesmen harus dilakukan menyeluruh, tidak pilih-pilih, karena ini menyangkut keselamatan santri, guru, dan seluruh warga pendidikan,” ujar Pratikno, Sabtu (11/10/2025).
Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama peran aktif pemerintah daerah yang memahami kondisi bangunan di wilayah masing-masing.
“Pemerintah daerah harus mengambil peran utama dalam asesmen dan penjaminan keamanan bangunan di wilayahnya,” tegasnya.
Selain pemda, Kemenko PMK juga akan melibatkan perguruan tinggi yang memiliki keahlian di bidang konstruksi, teknik sipil, dan keselamatan bangunan.
Baca Juga: Jokowi Tunjukkan Etika Politik, Temui Prabowo Sebelum Resmi Gabung PSI
Keterlibatan akademisi dan praktisi diharapkan memperkuat keakuratan hasil asesmen serta mempercepat tindak lanjut di lapangan.
“Kami akan merangkul perguruan tinggi dan para ahli konstruksi untuk memastikan evaluasi berjalan profesional,” tambahnya.
Sebagai bentuk sinergi antar lembaga, Kemenko PMK juga akan bekerja sama dengan Kemenko Pemberdayaan Masyarakat serta Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, guna memastikan kebijakan evaluasi keamanan ini berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pratikno menegaskan, langkah cepat dan sistematis ini merupakan momentum nasional untuk memperbaiki sistem pengawasan serta penjaminan kualitas bangunan pendidikan di seluruh Indonesia.
“Ini saatnya kita berbenah. Kita harus menjamin keamanan semua bangunan pendidikan, tanpa memandang usia atau lokasi bangunannya,” tandasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Basarnas, BNPB, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penanganan insiden bangunan pendidikan beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Hukum Selingkuh Lewat Handphone dalam Pandangan Islam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








