Akurat Logo

Prabowo Ajak Generasi Muda Selalu Pilih Jalan Kebenaran dan Peka terhadap Ancaman

Atikah Umiyani | 18 Oktober 2025, 16:32 WIB
Prabowo Ajak Generasi Muda Selalu Pilih Jalan Kebenaran dan Peka terhadap Ancaman

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengajak generasi muda Indonesia untuk berani memilih jalan kebenaran meskipun penuh tantangan dan kesulitan. 

"Kadang-kadang kalau kita berniat baik, kalau kita ingin berbuat yang benar, kalau kita ingin menegakkan kebenaran dan keadilan dan kejujuran, kita akan hadapi tantangan yang besar," ucap Prabowo, di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Sabtu (18/10/2025). 

Dia juga menyinggung perjalanan panjangnya dalam dunia politik, yang penuh dengan proses pembelajaran. Namun, pengalaman itu menjadikannya lebih peka pada berbagai ancaman terhadap keutuhan bangsa. 

Baca Juga: Sampaikan Orasi di UKRI, Prabowo Beberkan Kunci Jadi Pemimpin yang Baik

"Sekarang kalau menghadapi penipuan-penipuan, kalau menghadapi upaya-upaya untuk merongrong dan terus menghambat atau terus merusak bangsa Indonesia, saya cepat menangkap, saya cepat mencium, saya cepat bisa mengambil kesimpulan," lanjutnya.

Dia pun berpesan kepada para wisudawan, agar selalu memilih jalan yang benar dan berpegang pada integritas. "Jadi saudara-saudara, anak-anak muda harapan kita. Waspada selalu menatap masa depan dengan berani, tapi juga dengan waspada. Waspada, jangan mudah dibohongi," tegasnya. 

Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut menekankan pentingnya kewaspadaan dan kebijaksanaan dalam menghadapi kemajuan teknologi yang berkembang pesat. Dia mengingatkan agar masyarakat lebih bijak dan kritis terhadap kebenaran di media sosial. 

"Teknologi bisa bantu kita luar biasa. Dan kita tidak boleh takut teknologi. Tapi teknologi pun harus kita waspada," ujarnya. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.