Akurat
Pemprov Sumsel

Pasokan BBM di Aceh Terganggu Akibat Listrik Padam, Komisi XII DPR Ingin Percepatan Penanganan Bencana

Citra Puspitaningrum | 3 Desember 2025, 17:46 WIB
Pasokan BBM di Aceh Terganggu Akibat Listrik Padam, Komisi XII DPR Ingin Percepatan Penanganan Bencana

AKURAT.CO Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, menilai kesulitan masyarakat Aceh dalam memperoleh BBM dan layanan listrik pascabencana banjir dan longsor terutama dipicu oleh kerusakan infrastruktur di berbagai titik.

Untuk itu, ia menekankan bahwa proses pemulihan jaringan jalan serta kelistrikan menjadi faktor krusial sebelum distribusi energi kembali normal.

"Terkait dengan distribusi (BBM dan listrik) itu tentu nanti kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pertamina Patra Niaga dan juga BP Migas. Kami ingin memastikan bagaimana proses distribusi BBM pada saat memang situasi sedang terjadinya kendala infrastruktur ini dapat segera diatasi," jelasnya usai Rapat Kerja Komisi XII bersama Menteri Lingkungan Hidup di Gedung Nusantara I, DPR, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Bambang mengatakan, informasi awal yang diterima Komisi XII menunjukkan bahwa sejumlah wilayah masih berada dalam fase pemulihan sehingga gangguan distribusi energi belum sepenuhnya dapat dihindari.

Baca Juga: DPR Tekankan Pentingnya Koordinasi Pemda–BNPB untuk Percepatan Bantuan Bencana

Ia menyebut bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan untuk memastikan percepatan penanganan di lapangan.

"Yang jelas, kami ingin memastikan bahwa situasi harusnya lebih cepat pulih," ujarnya.

Menanggapi pernyataan Pemerintah Provinsi Aceh bahwa stok BBM sebenarnya aman tetapi distribusinya terhambat karena padamnya listrik di SPBU, Bambang menilai persoalan tersebut merupakan konsekuensi logis dari kerusakan infrastruktur akibat bencana.

"Semua itu terkait-kait. Kan gara-gara bencana ini infrastruktur menjadi kendala, jalan putus, tiang listrik tumbang juga problem-problem lainnya. Jadi, saya pikir kita perlu waktu untuk pemulihan sehingga ketika semuanya dalam proses ini berjalan dengan baik dan lancar, mudah-mudahan situasi ini akan cepat pulih. Kita perlu waktu mungkin," jelasnya.

Baca Juga: Jaga Hulu, Selamatkan Sumatera: Suara Legislator di Tengah Duka Bencana

Politisi Partai Golkar itu menekankan bahwa bencana berulang di sejumlah daerah mengindikasikan perlunya pengawasan lingkungan yang lebih kuat.

Dalam rapat kerja bersama Menteri Lingkungan Hidup, Komisi XII mendorong peningkatan ketegasan pemerintah untuk memastikan kepatuhan lingkungan demi mencegah risiko bencana yang sama di masa mendatang.

"Kami meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup untuk lebih tegas dan garang dalam pengawasan kepatuhan lingkungan. Agar hal-hal seperti ini tidak terulang kembali," demikian Bambang.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.