Pakar : Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia Strategis untuk Perdamaian dan Ketahanan

AKURAT.CO Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dinilai memiliki nilai strategis di tengah dinamika geopolitik global, meski dilakukan saat Indonesia menghadapi bencana di Sumatra.
Community Director Evident Institute, Algooth Putranto, menilai pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin penting untuk menjaga kepentingan nasional Indonesia.
Ia menilai kunjungan ke Rusia merupakan langkah diplomasi strategis untuk menjaga stabilitas global demi kepentingan nasional jangka panjang.
“Kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo menemui Presiden Putin memiliki nilai strategis di tengah kondisi geopolitik di Eropa Timur (Ukraina) dan Timur Tengah (Palestina),” ujar Algooth. Ia menilai posisi Rusia yang sentral dalam konflik Ukraina dan Palestina membuka peluang peran diplomatik Indonesia untuk mendorong dialog dan resolusi damai.
Algooth menjelaskan, eskalasi konflik Ukraina berpotensi mengganggu stabilitas global, termasuk pasokan minyak dan pangan dunia.
“Konflik di Ukraina kini menunjukkan peningkatan eskalasi ke taraf yang meresahkan karena berpotensi mengulang terganggunya pasokan minyak dunia dan bahan pangan akibat saling serang kapal pengangkut di Laut Hitam,” jelasnya.
Karena itu, dialog langsung dengan Rusia dinilai penting bagi ketahanan pangan dan energi Indonesia.
Selain Ukraina, isu Palestina juga menjadi perhatian. Algooth menegaskan peran Indonesia dalam mendorong perdamaian. “Sementara, Palestina menjadi utang Indonesia untuk menghadirkan perdamaian sesegera mungkin,” katanya.
Ia menambahkan, Rusia perlu didorong agar berperan lebih aktif dalam upaya resolusi damai. Menanggapi kritik terkait bencana di Sumatra, Algooth menyebut penanganan di dalam negeri tetap berjalan.
“Kunjungan Presiden Prabowo tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan kondisi di Sumatra yang sudah tertangani oleh Pemerintah Pusat dan Daerah,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







