Pemerintah Perjuangkan Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi Tim Pendamping Keluarga

AKURAT.CO Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN (Kemendukbangga/BKKBN) tengah memperjuangkan Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar memperoleh perlindungan jaminan ketenagakerjaan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, mengatakan, TPK merupakan tenaga lini lapangan yang memiliki peran strategis, termasuk menjalankan tugas tambahan dalam pendistribusian Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
Menurutnya, beban dan risiko kerja yang dihadapi TPK perlu diimbangi dengan perlindungan jaminan sosial.
“Ini yang sedang kami perjuangkan, agar TPK mendapatkan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja,” kata Wihaji saat audiensi bersama BPJS Ketenagakerjaan di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Ia menyampaikan, anggaran untuk mendaftarkan TPK sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan telah diajukan dan diharapkan segera terealisasi.
“Telah diajukan dan akan segera direalisasikan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto menyatakan dukungan terhadap rencana perlindungan jaminan sosial bagi TPK.
Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar seluruh pekerja memperoleh perlindungan ketenagakerjaan.
Baca Juga: DPR Minta Polri Usut Tuntas Teror terhadap Influencer dan Aktivis
Eko menjelaskan, TPK yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat perlindungan, termasuk penggantian penghasilan jika mengalami kecelakaan kerja.
“Jika pekerja dirawat dan tidak bisa bekerja, penghasilannya akan diganti. Misalnya dirawat selama satu tahun, maka keluarga tetap menerima penghasilan setiap bulan selama periode tersebut,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Kemendukbangga/BKKBN akan berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan verifikasi data TPK yang telah dan belum terdaftar.
Seluruh TPK yang belum terlindungi akan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









