Dari Banjarbaru, Presiden Prabowo meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.
Setibanya di Banjarbaru, Senin menjelang siang, Presiden Prabowo langsung menuju Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS).
Kemudian akan meresmikan Sekolah Rakyat yang menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional.
Acara peresmian ini tidak hanya menjadi simbol pembangunan fisik sarana pendidikan, tetapi juga penegasan komitmen negara pada kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Gelar Ratas di Hambalang, Prabowo Tekankan Penguatan Industri hingga Percepatan Hilirisasi
Sekolah Rakyat dirancang sebagai ruang belajar yang layak, terjangkau, dan inklusif. Sekaligus instrumen penting untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Kehadiran Presiden Prabowo disambut antusiasme masyarakat Kalsel.
Dari bandara hingga menuju BBPPKS, masyarakat tampak memadati jalur yang dilalui Presiden Prabowo untuk menyapa.
Melalui peresmian Sekolah Rakyat ini pemerintah menegaskan bahwa pembangunan manusia melalui pendidikan menjadi prioritas utama.
Agenda ini turut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia dari kota hingga pelosok negeri.
Sebelumnya, Presiden Prabowo beserta rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Baca Juga: Erdogan Bangga dengan Prabowo, Pertahanan Indonesia Terus Diperkuat untuk Stabilitas Kawasan
Turut mendampingi Kepala Negara dalam penerbangan menuju Banjarbaru yakni Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; Menteri Luar Negeri, Sugiono; dan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.