Komisi X DPR Dorong Reformasi Tata Kelola Olahraga dan Perlindungan Atlet

AKURAT.CO Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menekankan pentingnya percepatan reformasi tata kelola keolahragaan nasional.
Reformasi tersebut mencakup penyederhanaan regulasi melalui pendekatan omnibus, penyelesaian sengketa kepengurusan cabang olahraga secara musyawarah dengan mengedepankan perlindungan atlet, serta penguatan manajemen talenta nasional sejak usia dini.
Hetifah menyampaikan apresiasi atas capaian Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang berhasil merealisasikan anggaran hingga 96,74 persen, sekaligus sukses menyelenggarakan berbagai agenda strategis nasional dan internasional.
“Prestasi Indonesia pada SEA Games 2025 Thailand dengan raihan 91 medali emas dan ASEAN Para Games dengan 135 medali emas menunjukkan hasil nyata dari kerja keras pembinaan atlet nasional,” ujar Hetifah.
Salah satu capaian strategis Kemenpora, lanjut dia, adalah suksesnya penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap penguatan sports tourism serta perekonomian daerah dan nasional melalui pelibatan ratusan pelaku UMKM.
Hetifah juga mencatat adanya arah baru pembangunan olahraga nasional yang lebih terukur dan berorientasi pada hasil, sebagaimana dipaparkan Menpora.
Pemerintah saat ini memfokuskan pembinaan pada 21 cabang olahraga unggulanyang dipersiapkan secara khusus menuju Olimpiade Los Angeles 2028, Asian Games 2026, serta berbagai ajang multievent internasional lainnya.
“Komisi X DPR RI mendorong fokus pembinaan 21 cabang olahraga unggulan sebagai bagian dari persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” tegasnya.
Baca Juga: Putri Acha Septriasa Gelar Pameran Lukisan Perdana, Bakat Seni Sejak Usia 2 Tahun
Pembinaan tersebut dilakukan melalui penguatan pemusatan latihan nasional (pelatnas), penerapan sport science, pemenuhan kebutuhan nutrisi atlet, serta dukungan pendanaan berbasis kinerja.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan skema beasiswa keolahragaan melalui LPDP bagi atlet, pelatih, dan manajemen olahraga guna memperkuat sumber daya manusia keolahragaan nasional.
Di sisi lain, Hetifah menegaskan bahwa pembangunan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga diarahkan pada penguatan industri olahraga dan peningkatan partisipasi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan sports tourism berbasis event internasional, standarisasi produk olahraga nasional, serta pemanfaatan aset daerah untuk mendorong ekosistem industri olahraga dan UMKM.
“Program olahraga masyarakat seperti optimalisasi Car Free Day nasional juga menjadi prioritas untuk meningkatkan partisipasi olahraga publik sekaligus mendukung target pembangunan kebugaran nasional jangka menengah,” ujarnya.
Selain prestasi, Komisi X DPR RI juga menaruh perhatian serius terhadap keberlanjutan kesejahteraan atlet.
Pembangunan sistem jaminan masa depan atlet, penguatan sport science, serta peningkatan partisipasi olahraga masyarakat menjadi agenda penting yang harus dijalankan secara konsisten.
Di bidang kepemudaan, Hetifah menegaskan dukungan DPR RI terhadap program pembinaan karakter dan kepemimpinan pemuda melalui Youth Camp tematik, lomba debat dan pidato, serta penyelenggaraan Indonesia Youth Summit sebagai bagian dari konsolidasi gagasan menuju peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda 2028.
Baca Juga: Bandung Zoo Disegel
“Kami juga menjalankan fungsi pengawasan untuk memastikan seluruh program dan anggaran Kemenpora tahun 2026 dilaksanakan secara terukur, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan prestasi olahraga serta kesejahteraan atlet dan pemuda Indonesia,” pungkas Hetifah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









