Presiden Prabowo Dekat dengan Para Pemimpin Dunia, Bahlil Yakin Indonesia Mampu Mediasi AS-Israel dengan Iran

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, percaya dengan kemampuan Presiden Prabowo Subianto dalam melakukan komunikasi politik di tingkat global, termasuk dalam upaya mediasi AS-Israel dengan Iran.
Bahlil mengaku tidak mempermasalahkan adanya keraguan sejumlah pihak terhadap kemampuan Presiden Prabowo.
Menurutnya, perbedaan pandangan atas kemampuan Presiden Prabowo melakukan mediasi AS-Israel dengan Iran merupakan hal yang wajar dalam negara demokrasi.
"Negara kita ini negara demokrasi. Semua orang boleh berpendapat, semua orang boleh berpikir. Itu adalah salah satu konsekuensi daripada negara demokrasi," kata Bahlil di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Meski demikian, Bahlil menegaskan bahwa Partai Golkar memiliki keyakinan kuat terhadap kapasitas Presiden Prabowo dalam menjalin komunikasi dengan para pemimpin dunia.
Baca Juga: PKB: Presiden Prabowo Punya Kemampuan Jadi Mediator Konflik AS-Israel dengan Iran
"Tapi bagi Partai Golkar adalah sangat memahami, mengerti dan percaya kepada kemampuan Bapak Presiden Prabowo," ujarnya.
Keyakinan tersebut juga didasarkan pada pengalaman Bahlil mendampingi Presiden Prabowo dalam kunjungan ke sejumlah negara.
"Saya baru pulang kemarin kunjungan dengan Bapak Presiden Prabowo melewati Tiongkok, Jepang, Amerika, London, Jordan dan Abu Dhabi. Saya sangat mengenal dari dekat hubungan emosional pemimpin-pemimpin negara tersebut dengan Bapak Presiden Prabowo," jelas Menteri ESDM tersebut.
Menurut Bahlil, kedekatan hubungan tersebut menjadi modal penting bagi Presiden Prabowo dalam menjalankan diplomasi internasional. Termasuk dalam upaya memediasi konflik yang tengah berlangsung antara AS-Israel dengan Iran.
"Kalau yang tidak tahu Pak Presiden Prabowo itu wajar. Tapi bagi kami di Partai Golkar yang tahu beliau. Insya Allah, kami sangat yakin terhadap kemampuan beliau dalam melakukan komunikasi politik antarkepala-kepala negara di dunia," katanya.
Baca Juga: PAN Konsisten Dukung Presiden Prabowo, Termasuk dalam Menghadapi Situasi Geopolitik Terkini
Sebelumnya, langkah Presiden Prabowo untuk mediasi AS-Israel dengan Iran mendapat sambutan positif, bahkan dukungan dari negara-negara Islam.
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, yang juga Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Nusron Wahid, menyebut bahwa Pakistan dan Uni Emirat Arab menjadi dua negara yang mendukung Indonesia untuk memainkan peranan ini.
"Prinsipnya Bapak Presiden menginginkan adanya pertemuan Amerika Serikat dengan Iran, untuk memediasi dan Iran membuka diri. Dan kemudian langkah-langkah yang diambil Pak Presiden itu mendapat support dari beberapa negara Timur Tengah dan negara Islam lain. Termasuk dari Pakistan, juga UEA," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






