Mantan Kepala PCO Hasan Nasbi Ikut Rapat Bersama Kabinet Presiden Prabowo di Hambalang

AKURAT.CO Ada momen sedikit berbeda dalam rapat terbatas yang digelar Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, pada Senin (9/3/2026).
Mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, tertangkap kamera hadir mengikuti rapat yang berlangsung dalam sebuah meja bundar.
Rapat tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan kementerian terkait. Di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia; Menteri Pertanian, Amran Sulaiman; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid.
Hadir pula Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto; Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin; Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto; Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi; serta Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Sementara Hasan Nasbi duduk di barisan kedua, tepat di belakang Teddy Indra Wijaya. Hasan Nasbi duduk sejajar dengan Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari.
Sebagaimana diketahui, Hasan Nasbi sebelumnya mencoba mengundurkan diri dari jabatannya. Meskipun sempat balik lagi, Hasan Nasbi kemudian diberhentikan secara resmi oleh Presiden Prabowo.
Lembaga PCO RI yang sebelumnya dipimpin Hasan Nasbi bertransformasi menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dengan dikomandani Angga Raka Prabowo.
Adapun, terkait pertemuan tersebut, menurut Sekretaris Kabinet, menjadi forum koordinasi pemerintah untuk membahas agenda prioritas nasional serta kesiapan menghadapi momentum Lebaran.
Pembahasan dalam pertemuan difokuskan pada dua agenda utama pemerintah. Pertama adalah evaluasi progres program swasembada nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
"Progres swasembada, mengevaluasi perkembangan program swasembada pangan dan swasembada energi serta minyak," kata Teddy.
Baca Juga: Prabowo: Korupsi Bikin Kekayaan Negara Bocor, Indonesia Harus Mandiri Pangan dan Energi
Selain itu, pemerintah juga memastikan kesiapan berbagai kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri. Di antaranya terkait ketersediaan bahan pangan dan pasokan energi bagi masyarakat.
"Kesiapan Idulfitri, memastikan ketersediaan bahan pangan dan pasokan LPG menjelang Hari Raya Idulfitri," demikian Teddy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








