Akurat
Pemprov Sumsel

Presiden Prabowo Dorong Pemerintah Kerja Keras untuk Hilangkan Defisit APBN

Moehamad Dheny Permana | 14 Maret 2026, 19:41 WIB
Presiden Prabowo Dorong Pemerintah Kerja Keras untuk Hilangkan Defisit APBN
Presiden Prabowo Subianto berharap defisit anggaran dapat hilang suatu saat nanti. (Setpres)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mendorong pemerintah terus bekerja keras agar defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak melebihi tiga persen, sebagaimana batas yang ditetapkan Undang-Undang Keuangan Negara.

Presiden Prabowo bahkan menyampaikan harapan agar Indonesia suatu saat juga dapat menghilangkan defisit anggaran. Artinya, penerimaan negara mampu menutupi seluruh belanja negara.

"Kita berharap selalu menjaga agar defisit kita tidak bertambah. Bahkan cita-cita kita adalah, kalau bisa, kita tidak memiliki defisit," ujar Presiden Prabowo di akhir Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo menanggapi kekhawatiran bahwa defisit anggaran bisa melampaui tiga persen di tengah ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah. Lonjakan harga minyak dunia dikhawatirkan dapat meningkatkan anggaran subsidi BBM.

Presiden Prabowo mengakui konflik di Timur Tengah berpotensi memengaruhi harga BBM hingga harga pangan. Namun, dengan upaya swasembada pangan yang sedang dikerjakan pemerintah, Indonesia dinilai tidak perlu terlalu khawatir.

Baca Juga: Prabowo: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan sumber energi alternatif untuk menggantikan BBM. Energi tersebut berasal dari sumber daya alam (SDA) yang melimpah di dalam negeri, seperti bioetanol dan biofuel.

"Kita, alhamdulillah, sudah mengamankan masalah pangan yang mendasar. Untuk BBM, sebenarnya kita sudah memiliki rencana-rencana, dan ini akan kita akselerasi," katanya.

Meski demikian, tidak menutup kemungkinan pemerintah akan menerapkan kebijakan penghematan BBM di masa mendatang. Hal ini mengingat belum ada kepastian kapan konflik global tersebut akan berakhir.

"Tentunya kita juga harus melakukan langkah-langkah proaktif. Artinya, kita perlu melakukan penghematan konsumsi BBM. Kita tidak bisa menganggap bahwa apa pun yang terjadi kita akan selalu aman. Kita bersyukur saat ini aman tetapi tetap harus ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM," jelas Presiden Prabowo.

Baca Juga: Prabowo: Kita Harus Hemat BBM

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.