Jelang Lebaran 2026, Perum Jasa Tirta II Pastikan Operasi Pengelolaan Air Tetap Optimal

AKURAT.CO Menjelang libur panjang Lebaran 2026, pengelolaan sumber daya air menjadi aspek penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Perum Jasa Tirta II memastikan kegiatan operasi dan pemeliharaan sumber daya air (SDA) tetap berjalan optimal selama periode cuti bersama dan libur Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan seiring dengan penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi ASN, BUMN, dan sektor swasta pada 16–17 Maret serta 25–28 Maret 2026.
Dengan penguatan sistem pemantauan, kesiapsiagaan personel, serta pengaturan operasional di berbagai infrastruktur air strategis, perusahaan berkomitmen menjaga stabilitas pasokan air baku dan layanan pengelolaan air selama masyarakat merayakan Idulfitri.
Strategi Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air dan Infrastruktur SDA Saat Libur Lebaran
Perum Jasa Tirta II melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan pengelolaan sumber daya air tetap berjalan tanpa gangguan selama masa libur panjang.
Kesiapsiagaan dilakukan melalui pengaturan jadwal operasional serta penugasan personel di berbagai infrastruktur penting seperti bendungan, saluran air, hingga fasilitas pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Pemantauan intensif terhadap seluruh sistem dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan seluruh infrastruktur dapat berfungsi dengan baik sekaligus mengantisipasi potensi gangguan selama periode libur Lebaran.
Baca Juga: Air Keruh dan Berlendir, Warga Simalungun Tolak Bayar Tagihan PDAM Selama 2 Tahun
Selain itu, perusahaan juga memastikan stabilitas suplai air baku tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pengaturan operasi air dilakukan secara terencana agar pasokan air baku bagi masyarakat dan kebutuhan strategis lainnya dapat tersedia secara aman dan berkelanjutan.
Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso menegaskan bahwa keandalan layanan sumber daya air tetap menjadi prioritas utama perusahaan, termasuk saat hari besar keagamaan dan libur nasional.
“Selama periode libur Idulfitri, PJT II tetap menyiagakan tim operasional di lapangan untuk memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air beroperasi dengan baik. Pemantauan terhadap bendungan, saluran, serta fasilitas pembangkit listrik tenaga air terus dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan sumber daya air merupakan layanan publik yang harus berjalan tanpa henti. Oleh karena itu, koordinasi internal antar divisi dan unit kerja terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Selain pengawasan terhadap infrastruktur utama, PJT II juga memantau kondisi hidrologi secara berkala dengan memanfaatkan sistem infrastruktur digital. Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan pengaturan operasi air dilakukan secara lebih optimal sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui kolaborasi antara tim lapangan dan unit pendukung serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, perusahaan berupaya menjaga keandalan sistem pengelolaan sumber daya air selama periode libur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







