Lewat Hilirisasi Industri, Prabowo Ingin Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, mengatakan kebijakan hilirisasi industri menjadi kunci utama dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas di Indonesia. Saat ini pemerintah fokus pada transformasi ekonomi nasional, salah satunya dengan menggencarkan kembali industrialisasi.
"Justru inilah yang sedang saya lakukan. Makanya saya menyampaikan waktu saya maju sebagai presiden, saya tidak bicara lagi pembangunan bangsa, saya bicara transformasi bangsa," ujar Prabowo dalam diskusi bersama jurnalis dan pakar, dikutip Jumat (20/3/2026).
Dia menilai, selama ini Indonesia mengalami deindustrialisasi, di mana nilai tambah sumber daya alam tidak dinikmati di dalam negeri.
Baca Juga: Prabowo Kerap Bangun Jam 3 Dini Hari Pantau Perkembangan Isu Dunia
"Saya ingin hilirisasi. That's the only way. Kita tidak boleh ekspor bahan mentah lagi. Kita harus mengolah bahan mentah itu menjadi turunan-turunan produk industri yang bernilai tinggi," tegasnya.
Menurutnya, hilirisasi akan membuka peluang kerja berkualitas, khususnya bagi generasi muda di sektor industri dan teknologi. Dia juga menyoroti potensi besar Indonesia dalam industri otomotif berbasis sumber daya alam.
"Kita punya bauksit. Bauksit untuk alumina diolah menjadi aluminium. Aluminium jadi mobil. Tapi kita tidak bikin processing bauksit. Jepang tidak punya bauksit, dia bikin mobil terhebat. Iya kan? This is what we have to do," ujarnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan strategi pembangunan industri melalui konsep pohon industri. "Kita harus melakukan ratusan pabrik. Itu yang kita sebut pohon industri. Kita sudah map out. We have a plan actually. Pohon industri untuk semua komoditas penting yang kita punya," jelasnya.
Baca Juga: Prabowo Komitmen Perjuangkan Kemerdekaan Palestina, Tak Segan Cabut dari BoP jika Kontraproduktif
Dia mencontohkan komoditas kelapa sebagai salah satu potensi besar yang belum dimaksimalkan. "Kelapa saja dianggap miracle crop. Virgin Coconut Oil, itu dianggap anti-cancer. Tapi kita baru punya satu dua pabrik kelapa. Selama ini kita ekspor kelapa gelondongan," ungkapnya.
Selain itu, Prabowo juga menyoroti paradoks pada komoditas unggulan, seperti kopi dan kakao. Dia menyayangkan jumlah inpor masih tinggi, padahal Indonesia memiliki kopi dan coklat terbaik.
Dia menegaskan bahwa industrialisasi berbasis hilirisasi merupakan satu-satunya jalan, untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas dan memperkuat ekonomi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








