Akurat Logo

Prabowo: Dalam Dua Sampai Tiga Tahun Kita Harus Kendalikan Sampah di Seluruh Indonesia

Moehamad Dheny Permana | 28 April 2026, 17:34 WIB
Prabowo: Dalam Dua Sampai Tiga Tahun Kita Harus Kendalikan Sampah di Seluruh Indonesia
Presiden Prabowo Subianto saat meninjau TPST Berwawasan Lingkungan dan Edukasi di Banyumas. (Biro Pers Setpres)

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan sampah secara nasional.

Inisiatif pengelolaan sampah seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Berwawasan Lingkungan dan Edukasi (BLE) di Banyumas, Jawa Tengah, mulai diadopsi oleh berbagai daerah.

Dia menjelaskan telah menerima laporan dari Gubernur Jawa Tengah, bahwa sedikitnya 13 kabupaten di wilayah tersebut turut mengembangkan model serupa.

Baca Juga: Prabowo Tinjau TPST BLE Banyumas, Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Modern

"Jadi ini nanti kita dari pemerintah pusat akan mendorong, dan saya akan turunkan bantuan langsung untuk kita kembangkan, perbaiki, kembangkan, dan bikin lebih efektif," ujar Prabowo, Selasa (28/4/2026).

Dia pun menyambut komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas, yang menargetkan pencapaian zero waste to money pada tahun 2028. Dia optimistis target tersebut dapat tercapai, dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

"Ya semua kita kembangkan. Sampah, pengolahan sampah, sekarang jadi prioritas nasional. Dalam 2 sampai 3 tahun kita harus kendalikan sampah seluruh Indonesia," ungkap Prabowo.

Selain meninjau sistem pengolahan sampah, Prabowo juga menyoroti inovasi pemanfaatan hasil olahan TPST BLE, termasuk produksi genteng yang dinilai efektif dan terjangkau. Dia membuka peluang agar produk tersebut dapat dimanfaatkan dalam program bantuan perbaikan rumah.

"Gentengnya lumayan efektif. Gentengnya cukup murah dan ini mungkin bisa masuk anggaran kita untuk bantuan perbaikan rumah. Anggaran perbaikan rumah sekarang, 1 rumah 20 juta (rupiah). Jadi ini satu rumah kita perhitungkan 4 sampai 5 juta (rupiah) untuk gentengnya," ujarnya. 

Baca Juga: Prabowo Tiba di Jateng, Tinjau Pengelolaan Sampah hingga Proyek Hilirisasi

Prabowo juga menekankan pentingnya penggunaan material yang lebih sehat dan estetis. Kepala Negara mendorong pengurangan penggunaan seng yang dapat berkarat dalam pembangunan perumahan.

"Berkarat itu nanti ujungnya tidak sehat untuk yang huni dan pandangannya juga tidak bagus. Kita akan kembalikan Indonesia menjadi Indonesia yang benar-benar indah. Jadi pariwisata itu bagus dan kita nyaman tinggalnya," pungkasnya.

Hal ini menegaskan arah kebijakan pemerintah dengan menjadikan pengelolaan sampah sebagai pilar penting pembangunan, bukan hanya mengatasi masalah lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi, lapangan kerja, dan kualitas hidup yang lebih baik bagi rakyat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.