Cadangan Beras Capai 5 Juta Ton Peluang Percepatan Swasembada Pangan

AKURAT.CO Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang menembus 5 juta ton, mencerminkan penguatan ketahanan pangan nasional. Capaian ini menunjukkan adanya peluang percepatan menuju swasembada pangan nasional.
"Presiden Prabowo memberi target empat tahun untuk swasembada beras, tetapi Menteri Pertanian hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun untuk mewujudkannya. Ini luar biasa," kata Anggota Komisi IV DPR RI, Rajiv, dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Dia mencatat, produksi beras nasional melonjak 13,29 persen mencapai sekitar 5,7 juta ton per bulan. Dengan capaian ini, dia meyakini kondisi pangan Indonesia relatif aman dalam beberapa bulan ke depan.
Baca Juga: Jelang Idul Adha, Bulog: Harga Beras dan Minyakita Terkendali
"Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian dan ancaman gangguan pangan, kita justru aman karena memiliki cadangan pangan yang berlimpah hingga 324 hari ke depan. Bahkan setiap bulan produksi beras kita mencapai 5,7 juta ton," jelasnya.
Rajiv menyampaikan, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program strategis yang dijalankan Kementerian Pertanian. Seperti ekstensifikasi sawah, optimalisasi lahan, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), subsidi pupuk, hingga penguatan hilirisasi sektor pertanian dan peternakan.
Menurutnya, program-program tersebut mulai menunjukkan hasil nyata dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Baca Juga: Stok Beras Capai Rekor, Pemerintah Libatkan HKTI Awasi Program
Kendati demikian, dia mengingatkan pemerintah agar tidak lengah terhadap potensi gangguan iklim, khususnya ancaman El Nino yang dapat berdampak pada produksi pertanian.
Pihaknya berharap capaian yang telah diraih dapat dijaga secara berkelanjutan, serta diantisipasi dengan langkah mitigasi yang tepat guna menghadapi berbagai risiko ke depan.
"Semua prestasi pastinya akan diuji dengan kondisi yang selalu berubah. Tahun ini Kementan harus siap dan tidak lengah menghadapi El Nino berupa kemarau panjang yang lebih kering yang mengancam produksi pertanian kita," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









