Akurat Logo

May Day: Presiden Prabowo Komitmen Sediakan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Pekerja

Moehamad Dheny Permana | 1 Mei 2026, 18:54 WIB
May Day: Presiden Prabowo Komitmen Sediakan Hunian Layak dan Terjangkau bagi Pekerja
Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja melalui penyediaan hunian layak dan terjangkau.

Dalam peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026), Presiden menyampaikan bahwa pemerintah telah membangun sekitar 350 ribu unit rumah sepanjang tahun ini.

Namun, target ke depan akan ditingkatkan secara signifikan.

“Kita sudah membangun cukup banyak, sekitar 350 ribu rumah. Tapi sasaran kita minimal satu juta rumah mulai tahun ini,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, pembangunan hunian tersebut akan difokuskan di kawasan yang dekat dengan pusat industri dan lokasi kerja, sehingga memudahkan mobilitas para pekerja.

Lebih jauh, pemerintah juga merancang pembangunan kota-kota baru yang diperuntukkan bagi para pekerja.

Setiap kawasan direncanakan memiliki kapasitas besar dengan dukungan fasilitas publik yang memadai.

“Setiap kota bisa terdiri dari 100 ribu rumah atau rumah susun. Harus ada sekolah, fasilitas olahraga, daycare, rumah sakit, dan transportasi seperti LRT atau bus agar pekerja bisa beraktivitas dengan lancar,” jelasnya.

Presiden juga menyoroti tingginya beban pengeluaran buruh untuk biaya kontrak atau sewa tempat tinggal.

Baca Juga: Soroti Kasus Daycare di Yogyakarta, Wakil Ketua Komisi X: RUU Sisdiknas Perkuat Perlindungan Anak di Semua Lingkungan Pendidikan

Ke depan, pemerintah ingin mengalihkan pengeluaran tersebut menjadi cicilan kepemilikan rumah.

“Yang sebelumnya sekitar 30 persen untuk kontrak, kita arahkan menjadi cicilan rumah sendiri dengan tenor panjang, bisa 20 hingga 40 tahun,” katanya.

Dari sisi pembiayaan, pemerintah akan melibatkan perbankan milik negara untuk menyediakan akses kredit perumahan dengan bunga rendah.

“Saya sudah perintahkan bank-bank milik negara untuk menyalurkan kredit dengan bunga maksimal 5 persen per tahun,” tegas Prabowo.

Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi pekerja, sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.