Instruksi Prabowo: Perguruan Tinggi Harus Bantu Selesaikan Masalah Daerah

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mendorong perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berperan aktif membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, mulai dari pengelolaan sampah hingga penataan lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, usai menemui Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Menurut Brian, Presiden menanyakan perkembangan implementasi arahan sebelumnya terkait keterlibatan kampus dalam mendukung kebutuhan daerah melalui keahlian akademik dan riset.
“Bapak Presiden meminta kami di Kemendiktisaintek untuk melihat sejauh mana kemajuan program studi, dosen, dan peneliti yang dapat membantu pemerintah daerah,” ujar Brian.
Presiden menekankan pentingnya kolaborasi antara kampus dan pemerintah daerah, khususnya di bidang-bidang strategis seperti teknik lingkungan, arsitektur, hingga teknologi pengolahan sampah.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung program penataan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Bagaimana pemda dapat dibantu oleh kampus, peneliti, dan guru besar sesuai bidangnya, seperti arsitektur untuk penataan ruang dan keindahan kota, serta teknik lingkungan dan teknik mesin untuk pengelolaan sampah,” jelasnya.
Baca Juga: Kolaborasi Tiga Kementerian, Pelindungan Pekerja Migran Diperkuat dari Hulu
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan segera mengonsolidasikan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membentuk tim ahli yang dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah.
“Diharapkan setiap provinsi, kabupaten, dan kota memiliki dukungan tim dari perguruan tinggi yang berperan sebagai mitra atau asisten kepala daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan,” tambah Brian.
Program ini juga sejalan dengan inisiatif “Kemdiktisaintek Berdampak” yang mendorong kegiatan pendidikan dan penelitian di perguruan tinggi agar lebih relevan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Presiden pun meminta agar langkah tersebut disusun secara lebih terstruktur sehingga seluruh kampus dapat berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah.
“Bapak Presiden meminta agar program ini ditata lebih sistematis supaya seluruh kampus bisa berperan,” tandasnya.
Dengan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, pemerintah optimistis berbagai persoalan di daerah dapat diselesaikan lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan ilmu pengetahuan sebagai motor utama pembangunan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







