Akurat Logo

Langkah Presiden Prabowo Sambangi Negara-negara Produsen Minyak untuk Jaga Stabilitas Energi

Putri Dinda Permata Sari | 5 Mei 2026, 05:28 WIB
Langkah Presiden Prabowo Sambangi Negara-negara Produsen Minyak untuk Jaga Stabilitas Energi
Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, menyebut pemerintah terus menjaga stabilitas harga energi nasional di tengah gejolak global. Foto: Akurat.co

AKURAT.CO Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas harga energi nasional di tengah gejolak global.

Menurutnya, pemerintah melalui Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, melakukan berbagai upaya untuk memastikan pasokan minyak tetap aman. Termasuk menjalin komunikasi intensif dengan negara-negara produsen.

"Presiden dan Pak Bahlil pergi ke negara-negara produsen minyak agar suplainya masuk ke Indonesia dalam jumlah besar, sehingga harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan. Pesan ini penting untuk disampaikan seluruh rakyat," kata Misbakhun, dalam keterangannya, Selasa (5/5/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut menjadi penting mengingat kondisi geopolitik, khususnya di Timur Tengah, masih belum stabil dan berdampak pada lonjakan harga minyak dunia.

"Karena situasi itu, harga minyak menjadi naik. Di seluruh dunia naik. Hanya di Indonesia yang tidak naik, BBM bersubsidi," ujar Misbakhun.

Baca Juga: SOKSI Kecam Fitnah ke Presiden Prabowo, Misbakhun: Silakan Kritik Pemerintah, tapi Jangan Menyerang Pribadi

Politisi Partai Golkar itu menilai komitmen pemerintah untuk menjaga harga BBM bersubsidi merupakan bagian dari upaya melindungi daya beli masyarakat.

Bahkan, pemerintah berupaya menahan kenaikan harga hingga akhir tahun, meski harga minyak global berpotensi tembus USD100 per barel.

Selain BBM, Misbakhun juga menyoroti stabilitas harga Elpiji 3 kilogram yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Di tengah kenaikan harga Elpiji nonsubsidi, gas melon tersebut masih berada di kisaran Rp22 ribu per tabung.

"Artinya, pemerintah berusaha agar rakyatnya tidak mengalami kesulitan," katanya.

Lebih lanjut, Misbakhun menyebut kebijakan subsidi pemerintah tidak hanya terbatas pada energi. Tetapi juga mencakup berbagai sektor lain seperti listrik, Kredit Usaha Rakyat (KUR), iuran BPJS Kesehatan, hingga Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Baca Juga: Subsidi Jaga Harga BBM Tak Naik, Misbakhun: Bentuk Nyata Kehadiran Negara untuk Rakyat

Anggaran yang digelontorkan negara untuk menjaga kesejahteraan masyarakat mencapai angka yang sangat besar.

"Bukan ratusan juta atau ratusan miliar, melainkan ratusan triliun," kata Misbakhun.

Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, sekaligus meredam dampak tekanan global terhadap masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.