Akurat Logo

Gus Ipul Minta Kyai Se-Madura Raya Dampingi Program Sekolah Rakyat: Mohon Beri Saran dan Kritik

Moehamad Dheny Permana | 11 Mei 2026, 15:08 WIB
Gus Ipul Minta Kyai Se-Madura Raya Dampingi Program Sekolah Rakyat: Mohon Beri Saran dan Kritik
Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dalam Dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Auditorium UIN Madura.

AKURAT.CO Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengajak para pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) se-Madura Raya untuk ikut mensukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto khususnya, dalam pemutakhiran data dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden, di Auditorium UIN Madura yang dihadiri oleh para pengasuh Ponpes se-Madura Raya, Camat, Lurah/Kepala Desa, Pendamping PKH, Operator Data Desa, hingga perwakilan Lembaga Kesejahteraan Sosial.

"Saya ingin mengajak para kyai sekalian, untuk ikut memutakhirkan data, ini proses pemutakhiran data, kalau kyai punya santri, santri punya informasi, silahkan dimasukkan ke sistem data yang kami punya," kata pria yang akrab dipanggil Gus Ipul, di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (10/5/2026).

Dia menjelaskan, data sangat krusial dalam penyelenggaraan program. Sehingga pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) penting dilakukan, supaya data akurat dan tepat sasaran.

"Alhamdulillah, Pamekasan termasuk kabupaten yang peduli terhadap data," ujarnya.

Dia menyampaikan, proses pemutakhiran data bisa dilakukan dengan dua jalur, jalur formal dari RT/RW dan Lurah atau Kades, kemudian ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota dan Provinsi dan ditetapkan Kepala Daerah.

Di samping jalur formal, ada jalur partisipasi yang bisa diakses oleh siapapun, melalui aplikasi Cek Bansos, pendamping, Command Center maupun WhatsApp Center.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul juga mengajak seluruh pengasuh Ponpes yang hadir untuk ikut mendampingi penyelenggaraan program Sekolah Rakyat khususnya di Madura.

"Kami mohon doa restu untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat di pulau Madura, kami mohon didampingi, kami mohon diberi saran, diberi kritik, diberi masukan," ujarnya.

Dia berharap, Alim Ulama dan Kyai turut memperkuat pendidikan agama di Sekolah Rakyat, dengan melibatkan ustadz atau para pengajar agama dalam pembinaan karakter siswa.

"Ke depan saya ingin para Kyai untuk bisa memperkuat di boarding school, boarding-nya ini pembinaan karakter, dan insya Allah secara bergantian mungkin ustadz-ustadz pendidik yang ditunjuk untuk bisa mengisi," imbuhnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.