Akurat Logo

Jumlahnya Rahasia, Pemerintah Sudah Siapkan Anggaran untuk Terus Memperkuat Sistem Pertahanan

Moehamad Dheny Permana | 18 Mei 2026, 12:58 WIB
Jumlahnya Rahasia, Pemerintah Sudah Siapkan Anggaran untuk Terus Memperkuat Sistem Pertahanan
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa, memberikan keterangan usai acara penyerahan alutsista ke TNI di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026). Foto: Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup signifikan untuk memperkuat sistem pertahanan nasional pada tahun 2027 mendatang.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan, penganggaran tersebut sebagai upaya mendukung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kedaulatan nasional, baik di sektor udara, darat maupun laut.

Namun, ia mengaku tidak bisa menyampaikan besaran anggaran yang disiapkan untuk memperkuat sistem pertahanan karena bersifat rahasia.

"Tahun depan juga kita anggarkan juga cukup-cukup signifikan. Tapi kalau Anda tanya jumlahnya kan rahasia juga," kata Menkeu usai acara penyerahan alutsista ke TNI di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026).

"Tapi akan kita perkuat terus darat, laut dan udaranya. Saya kan bagian bayar saja, kita bayar," tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Alutsista Udara, Presiden Prabowo: Pertahanan Jaminan Kita untuk Berdaulat

Bukan hanya tahun depan, menurut Menkeu, anggaran untuk memperkuat sistem pertahanan juga akan tersedia pada tahun-tahun berikutnya.

"Tahun depan ada, tahun depannya lagi ada. Tahun depan sudah dianggarkan juga cukup besar. Lagi kan di tengah uncertainty seperti sekarang, bener apa kata bapak presiden, betul kita harus jaga kemampuan pertahanan kita," jelasnya.

Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alutsista ke TNI, meliputi enam pesawat tempur Dassault Rafale, empat pesawat Dassault Falcon 8X, satu pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, Radar GCI GM403, Smart Weapon Hammer, dan Missile Meteor.

Pembaruan alutsista ini merupakan tonggak awal dari rangkaian panjang penguatan pertahanan Indonesia. Menurut Presiden Prabowo, kapasitas pertahanan yang kuat berfungsi sebagai daya tangkal terhadap potensi ancaman luar.

Baca Juga: Presiden Prabowo Serahkan Jet Tempur Rafale, Dassault Falcon 8X dan Airbus A400M kepada TNI

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.