Presiden Prabowo Beberkan Strategi Jaga Soliditas TNI-Polri

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto membagikan strategi kepemimpinannya yang ia sebut sebagai “ilmu komandan” untuk menjaga kekompakan sekaligus membangun semangat kompetisi sehat antara TNI dan Polri.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Prabowo mengapresiasi peran TNI dan Polri yang dinilai aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah, mulai dari swasembada pangan hingga Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya terima kasih kepada Panglima TNI juga turun membantu Polri. Saya terima kasih kepada polisi juga yang luar biasa mendukung proses ini. Ikut menanam jagung, membangun gudang-gudang, kemudian mengoperasikan dapur MBG,” ujar Prabowo.
Presiden bahkan menyebut kinerja Polri saat ini semakin baik dan profesional dalam mendukung program pemerintah.
“Mungkin yang terbaik itu polisi sekarang yang terbersih,” kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkap filosofi kepemimpinannya dalam menjaga hubungan antar institusi negara agar tetap solid namun tetap kompetitif secara sehat.
“Memang ilmu pemimpin tuh kalau ada dua anak buah, kita harus bikin bersaing,” ujar Prabowo.
Menurutnya, persaingan sehat penting untuk mendorong peningkatan kinerja tanpa menghilangkan semangat kebersamaan dan persatuan.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Bikin Desa Lebih Mandiri
“Jadi kalau ada Panglima TNI saya puji-puji polisi, nanti kalau ada Kapolri saya puji-puji TNI,” lanjutnya yang disambut tawa para tamu undangan.
Prabowo mengatakan pendekatan serupa juga diterapkannya kepada para menteri di kabinet agar setiap pihak terpacu memberikan kinerja terbaik bagi bangsa dan negara.
Di akhir sambutannya, Presiden kembali menegaskan pentingnya menjaga persatuan nasional dan politik luar negeri bebas aktif Indonesia di tengah situasi global yang penuh konflik.
“Kalau kita mau maju, kita ambil kekuatan dari semua pihak itu, dahsyat Indonesia itu. Makanya saudara-saudara, banyak kawasan sedang perang. Indonesia bebas aktif. Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Kita hormati semua,” kata Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







