Menhub: 5 Korban Tabrakan KA di Stasiun Bekasi Timur Masih Dirawat

AKURAT.CO Lima orang korban tabrakan maut Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan. Dari total 124 orang menjadi korban dalam tabrakan maut yang terjadi pada 27 April 2026 lalu, sebanyak 16 korban di antaranya meninggal dunia.
"Pada tanggal 27 April pukul 20.52 WIB, terjadi insiden kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan kereta api commuter line Jakarta-Cikarang dan kereta Argo Bromo Anggrek," kata Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
"Kejadian ini mengakibatkan 124 korban, termasuk 16 korban meninggal dunia. 5 korban yang masih dirawat dan 103 korban sudah kembali ke rumah masing-masing," tambahnya.
Baca Juga: Kronologi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Berawal dari Taksi Mogok
Sebelumnya, pemerintah masih menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait tragedi kecelakaan di Bekasi Timur dan tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab insiden tersebut.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional.
"Sejak awal, sikap pemerintah jelas: keselamatan adalah prioritas utama. Namun pada saat yang sama, pemerintah juga harus berhati-hati dalam menyampaikan kesimpulan," kata Dudy, rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Menurut dia, pemerintah tidak ingin berspekulasi ataupun menyederhanakan persoalan dengan langsung menyalahkan pihak tertentu sebelum seluruh fakta dan analisis teknis selesai diperiksa.
"Kami tidak ingin mendahului hasil penyelidikan resmi, kami juga tidak ingin berspekulasi. Kami tidak ingin menyederhanakan persoalan dengan menunjuk atau menyalahkan pihak tertentu sebelum seluruh fakta, data, rekaman, keterangan, dan analisis teknis telah selesai diperiksa oleh lembaga yang berwenang," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo








