Diplomasi Prabowo ke Prancis Perkuat Posisi Indonesia di Mata Dunia

AKURAT.CO Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Prancis dan pertemuannya dengan Presiden Emmanuel Macron, merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Intensitas pertemuan antara Prabowo dan Macron yang telah berlangsung beberapa kali sepanjang tahun, dinilai menunjukkan konsistensi diplomasi Indonesia dalam membangun kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
"Komisi I DPR RI memandang kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis dan pertemuan dengan Presiden Emmanuel Macron sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Prancis," kata Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, saat dihubungi Akurat.co, Jumat (29/5/2026).
Baca Juga: Prabowo Hadiri Jamuan Santap Malam Kenegaraan di Istana Élysée Paris
Dave menyebut, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya memperluas kerja sama konkret di berbagai sektor penting seperti pertahanan, pendidikan, sains, dan teknologi.
"Kunjungan ini, yang merupakan kali ketiga sepanjang tahun, menunjukkan konsistensi diplomasi Presiden dalam membangun kepercayaan dan memperluas kerja sama di berbagai bidang," ujarnya.
Untuk itu, Komisi I DPR mendukung penuh langkah Prabowo menjaga komunikasi tingkat tinggi dengan negara-negara mitra strategis. Menurut dia, diplomasi aktif akan memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.
"Kami menilai intensitas kunjungan tersebut bukan sekadar simbolik, melainkan bagian dari upaya nyata untuk memastikan bahwa hubungan bilateral Indonesia–Prancis berkembang secara substantif dan berkelanjutan," tuturnya.
Dia juga menekankan pentingnya setiap kerja sama yang terjalin dapat diterjemahkan menjadi manfaat langsung bagi masyarakat.
Di bidang pendidikan misalnya, kerja sama Indonesia-Prancis diharapkan dapat membuka peluang beasiswa dan pertukaran akademik yang lebih luas bagi generasi muda.
Baca Juga: Dari Rafale hingga Pendidikan, Macron dan Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis
Di sektor teknologi dan sains, dia meminta agar kerja sama diarahkan pada transfer pengetahuan dan inovasi untuk mendukung pembangunan nasional.
Sementara di bidang pertahanan, kerja sama diharapkan mampu memperkuat profesionalisme TNI serta meningkatkan kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
"Dorongan dari Komisi I DPR RI adalah agar setiap kerja sama yang terjalin dapat segera diterjemahkan ke dalam manfaat konkret bagi masyarakat," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









