Akurat Logo

Prabowo: Pancasila Jadi Pegangan Kokoh Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global

Moehamad Dheny Permana | 1 Juni 2026, 17:24 WIB
Prabowo: Pancasila Jadi Pegangan Kokoh Indonesia Hadapi Ketidakpastian Global
Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, Pancasila menjadi sandaran utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

Menurut Prabowo, dunia saat ini tengah diwarnai persaingan geopolitik, perang dagang, konflik antarnegara, hingga gejolak ekonomi yang memengaruhi banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun, Indonesia memiliki modal dasar yang kuat untuk menjaga persatuan sekaligus menentukan arah pembangunan nasional, yakni Pancasila.

“Di tengah dunia yang semakin terpecah oleh pertikaian, rivalitas geopolitik, perang dagang, dan ketidakpastian ekonomi, Indonesia memiliki pegangan yang kokoh. Pegangan itu adalah Pancasila,” ujar Prabowo saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Jakarta, Senin (1/6/2026).

Prabowo menjelaskan, Pancasila lahir dari sejarah panjang, pengalaman, serta cita-cita para pendiri bangsa.

Berkat nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, ratusan suku bangsa yang tersebar di ribuan pulau dapat dipersatukan dalam satu identitas dan tujuan kebangsaan.

Menurutnya, persatuan tersebut menjadi fondasi utama bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun global.

Karena itu, Prabowo mengingatkan agar Pancasila tidak hanya dipandang sebagai warisan sejarah atau simbol formal dalam upacara kenegaraan.

Ia menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pedoman dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga: Rivalitas PDIP-PSI Bisa Jadi Bumerang, Pengamat: Publik Bisa Kehilangan Simpati

“Pancasila bukan sekadar dokumen sejarah. Pancasila juga tidak boleh sekadar slogan yang kita ucapkan dalam setiap upacara,” katanya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut Pancasila juga menjadi landasan utama transformasi ekonomi nasional yang sedang dijalankan pemerintah.

Menurutnya, berbagai program strategis pemerintah dirancang agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Beberapa program yang dijalankan antara lain penguatan ketahanan pangan, hilirisasi sumber daya alam, program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta pengembangan ekonomi perdesaan.

“Kita sedang dan akan menjalankan terus strategi transformasi bangsa. Strategi kita sejatinya adalah transformasi menuju haluan yang sejalan dengan Pancasila,” jelasnya.

Prabowo optimistis Indonesia dapat tumbuh menjadi negara maju dan disegani dunia apabila seluruh elemen bangsa menjalankan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dalam bidang politik, hukum, budaya, maupun ekonomi.

“Dan saya yakin, ketika kita menjalankan Pancasila secara sungguh-sungguh di bidang politik, di bidang hukum, di bidang budaya, dan terutama di bidang ekonomi, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara yang makmur. Indonesia akan menjadi bangsa yang dihormati oleh bangsa-bangsa lain,” tuturnya.

Menutup amanatnya, Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menjaga, mengamalkan, dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan cita-cita bangsa.

“Mari kita jaga Pancasila. Mari kita amalkan Pancasila. Mari kita wujudkan Indonesia yang adil, makmur, berdaulat, dan bermartabat,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.