Akurat Logo

Prabowo Instruksikan Modernisasi Stasiun Gambir dan Percepatan Penanganan Perlintasan Sebidang

Moehamad Dheny Permana | 11 Juni 2026, 22:36 WIB
Prabowo Instruksikan Modernisasi Stasiun Gambir dan Percepatan Penanganan Perlintasan Sebidang
Dirut PT KAI, Bobby Rasyidin, menerima arahan Presiden Prabowo soal renovasi Stasiun Gambir dan penanganan perlintasan sebidang. Foto: Ungkapan.id/PT LEN

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda pengembangan sektor perkeretaapian nasional, mulai dari modernisasi stasiun hingga peningkatan keselamatan perjalanan kereta api.

Bobby menyampaikan, Presiden Prabowo memberikan arahan untuk segera merealisasikan renovasi Stasiun Gambir sebagai salah satu simpul transportasi strategis di Jakarta.

Renovasi ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua tahun dengan konsep integrasi antarmoda yang lebih baik.

"Satu Gambir. Gambir akan dilakukan renovasi. Kita nanti dalam dua tahun punya Gambir yang (mengacungkan jempol). Nanti kita integrasikan dengan KRL," ujarnya.

Baca Juga: Prabowo: Indonesia Akan Tetap Menjadi Negara Demokrasi, Saya Menyambut Kritik

Selain pengembangan Stasiun Gambir, Bobby juga melaporkan terkait percepatan penanganan perlintasan sebidang guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

KAI melaporkan bahwa hingga saat ini sebanyak 172 perlintasan sebidang telah ditutup dan sebanyak 490 perlintasan lainnya tengah dalam proses penanganan.

"Perlintasan sebidang, tadi kita update (ke Presiden Prabowo) bahwa kita dalam progres cepat untuk perlintasan sebidang ini. Apa lagi, ya perlintasan sebidang sudah banyak yang sudah kita tutup, 172 yang sudah kita tutup. Ada 490 lagi on progress kita tutup. Sisanya 1.148 itu nanti sudah kita mulai untuk progres palang pintu," jelasnya.

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa Jakarta dan Jabodetabek menjadi wilayah dengan jumlah penanganan perlintasan sebidang terbanyak.

Pemerintah bersama KAI terus mempercepat langkah perbaikan, guna menciptakan sistem transportasi kereta api yang semakin aman, andal, dan terintegrasi.

Baca Juga: Presiden Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla di Istana, Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau

"Yang paling banyak di Jakarta. Jakarta-Jabodetabek paling banyak, ada 160," katanya.

Arahan Presiden Prabowo tersebut menegaskan bahwa komitmen pemerintah dalam membangun sistem transportasi publik yang semakin modern, terhubung, dan berstandar keselamatan tinggi.

Melalui pengembangan infrastruktur strategis dan percepatan penanganan titik-titik rawan, pemerintah berupaya menghadirkan layanan transportasi yang lebih aman, nyaman, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.