Akurat Logo

Prabowo Suguhkan Tarian Zapin Khas Melayu, Presiden Jerman Terpana

Moehamad Dheny Permana | 15 Juni 2026, 12:18 WIB
Prabowo Suguhkan Tarian Zapin Khas Melayu, Presiden Jerman Terpana
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, menyaksikan tarian Zapin di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2025). Foto: Akurat.co/Moehamad Dheny Permana

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2025).

Presiden Frank memasuki Kawasan Istana Merdeka pada pukul 11.30 WIB dengan kawalan pasukan berkuda dan pasukan motoris yang berasal dari elemen Paspampres.

Seturunnya dari mobil, Presiden Frank disuguhkan dengan tarian Zapin khas Melayu yang berasal dari Provinsi Riau.

Presiden Prabowo, yang mengenakan setelan jas abu-abu dan kopiah hitam, menyambut Presiden Frank secara hangat.

Keduanya bersalaman dan melakukan pembicaraan secara singkat sambil menyaksikan tarian yang disuguhkan.

Sang Tamu Negara tampak terpana beberapa saat ketika menyimak tarian indah di bawah tangga istana.

Baca Juga: Presiden Jerman Tiba di Jakarta, Awali Kunjungan Kenegaraan dan Perkuat Kemitraan Strategis

Setelah itu, kedua kepala negara berjalan menuju selasar dan lanjut mengikuti proses upacara kenegaraan.

Rangkaian upacara dimulai dengan kumandang lagu kebangsaan dari kedua negara yang diiringi dentuman meriam.

Presiden Prabowo dan Presiden Frank melanjutkan dengan perkenalan masing-masing delegasi. Dilanjut dengan memasuki ruangan kredensial untuk mengisi daftar tamu.

Setelah itu, kedua kepala negara melakukan pertemuan bilateral.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Frank ini diharapkan dapat memperkuat hubungan Indonesia dan Jerman yang telah mencapai taraf kemitraan strategis komprehensif.

Baca Juga: Jerman Hentikan Dukungan untuk Israel di Kasus ICJ Terkait Gaza

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.