Akurat Logo

Dasco Bantah Ada PHK Massal hingga Pemindahan Pegawai Tokopedia ke China

Putri Dinda Permata Sari | 6 Juli 2026, 18:46 WIB
Dasco Bantah Ada PHK Massal hingga Pemindahan Pegawai Tokopedia ke China
DPR bantah isu PHK massal TikTok-Tokopedia.

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memastikan tidak terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di lingkungan TikTok dan Tokopedia. Kabar yang menyebut ribuan karyawan Tokopedia terkena PHK, tidak sesuai dengan kondisi yang dijelaskan manajemen perusahaan dalam pertemuan tersebut.

"Enggak ada, enggak ada (PHK). Jadi tadi itu pihak TikTok-nya itu kita panggil dari TikTok China maupun TikTok di Indonesia," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Setelah Tokopedia diakuisisi oleh TikTok Group, perusahaan melakukan penataan organisasi di berbagai lini usaha. Dalam proses tersebut, sebagian karyawan memilih mengambil paket kompensasi, sementara sebagian lainnya dipindahkan ke unit usaha lain di dalam grup.

Baca Juga: DPR Fasilitasi Pertemuan TikTok-Tokopedia dan Pemerintah, Dasco Pastikan Tak Ada PHK

"Memang Tokopedia itu kan diakuisisi oleh TikTok Group, yang juga banyak lini usaha. Nah, jadi dalam usaha penataan itu, memang sudah ada yang kemudian mengambil kompensasi karena jumlahnya besar, tapi ada dan bekerja di tempat lain. Tapi ada juga yang sudah mengambil kompensasi, tapi kemudian juga disalurkan di grup-grup anak TikTok," ujarnya.

Dasco juga membantah kabar yang menyebut sekitar 1.250 karyawan telah diberhentikan. Berdasarkan penjelasan manajemen, jumlah pekerja yang mengambil paket kompensasi sejauh ini baru sekitar 200 orang.

"Enggak, enggak begitu. Jadi yang ngambil kompensasi itu baru sekitar 200-an aja. Dan yang sudah disalurkan, tadi saya belum tepat angkanya berapa, yang bekerja di tempat lain juga sudah ada beberapa," katanya.

Selain itu, Dasco menepis isu yang menyebut operasional atau tenaga kerja Tokopedia akan dipindahkan ke China. Menurutnya, informasi yang diterima DPR justru menunjukkan TikTok berencana memperbesar investasinya di Indonesia.

Baca Juga: Serikat Buruh Muslimin: Wacana Aturan Penyeragaman Kemasan dan Batas Nikotin Produk Tembakau Picu Tsunami PHK

"Justru pihak luar itu akan melakukan investasi di sini yang kalau menurut paparan tadi cukup besar," ujar Dasco.

Sebelumnya, DPR memfasilitasi pertemuan dengan TikTok Group dan Menteri Ketenagakerjaan untuk mengklarifikasi isu PHK yang ramai diperbincangkan di media sosial. 

Dalam pertemuan tersebut, manajemen TikTok-Tokopedia menegaskan perusahaan tidak melakukan PHK massal, melainkan penataan organisasi melalui skema internal mobility, serta tetap membuka lebih dari 100 lowongan kerja di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.