Akurat Logo

Prabowo: Saya Larang BUMN Strategis Dijual ke Asing, Industri Pertahanan Harus Bangkit

Moehamad Dheny Permana | 10 Juli 2026, 21:29 WIB
Prabowo: Saya Larang BUMN Strategis Dijual ke Asing, Industri Pertahanan Harus Bangkit
Presiden Prabowo Subianto.

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan membiarkan perusahaan-perusahaan strategis milik negara jatuh ke tangan asing.

Ia memastikan pemerintah berkomitmen membangkitkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama di sektor industri pertahanan, agar mampu menjadi kekuatan nasional yang berdaya saing global.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).

Prabowo mengungkapkan sejumlah BUMN strategis, termasuk PT PAL Indonesia, PT Pindad, dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), sebelumnya sempat berada dalam kondisi yang mengarah pada pelemahan bahkan rencana penjualan kepada pihak asing.

"Banyak sekali perusahaan yang seolah-olah tadinya mau dijual ke asing. Saya larang," kata Prabowo.

Menurutnya, pemerintah kini fokus memperkuat tata kelola sekaligus membangkitkan industri pertahanan nasional agar kembali menjadi andalan bangsa.

"Tadinya industri pertahanan mau dijual. PT PAL, PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia mau dibunuh, mau dijual. Kita bangkitkan. Sekarang akan kita bangkitkan semua perusahaan-perusahaan itu," ujarnya.

Prabowo menilai pemberantasan korupsi menjadi salah satu kunci untuk memperkuat BUMN dan meningkatkan daya saing industri pertahanan dalam negeri.

Ia mencontohkan kemampuan PT PAL yang kini telah mampu memproduksi kapal perang berteknologi tinggi.

Baca Juga: Prabowo: Tanpa Banyak Gembar-gembor, Indonesia Sedang Bangkit

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.