Akurat Logo

Menteri PKP Pacu Program Bedah Rumah Prioritas Presiden Prabowo

Moehamad Dheny Permana | 20 Juli 2026, 06:19 WIB
Menteri PKP Pacu Program Bedah Rumah Prioritas Presiden Prabowo
Menteri PKP, Maruarar Sirait, saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, Jakarta, Minggu (19/7/2026). Foto: Instagram/@sekretariat.kabinet.

AKURAT.CO Pemerintah menetapkan target ambisius dalam sektor papan dengan mencanangkan renovasi 400.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026.

Jumlah tersebut melonjak signifikan jika dibandingkan dengan target tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, target renovasi RTLH pada 2025 hanya dipatok sebanyak 45.000 unit.

Target strategis ini dipaparkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, saat bertemu dengan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, di Gedung Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu (19/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas percepatan pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah, sebagai salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Program bedah rumah ini menjadi salah satu pilar penting dalam agenda kerja nasional saat ini. Langkah akselerasi dilakukan sebagai salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Baca Juga: Gencarkan Bantuan RTLH Hingga Jambanisasi, Ganjar Ungkap Progres Penanganan Kemiskinan Ekstrem Berjalan Bagus

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga ditekankan pentingnya memperkuat koordinasi dan sinergi antara kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Langkah penguatan kerja sama lintas sektor diambil agar implementasi di lapangan tidak mengalami kendala. Upaya ini dilakukan agar implementasi BSPS berjalan lebih cepat, tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui kolaborasi yang semakin kuat, pemerintah berharap penyediaan hunian yang layak dapat dipercepat sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah," tulis Instagram @sekretariat.kabinet.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.