Akurat Logo

Prabowo Ingatkan Perwira Remaja TNI-Polri: Pangkat Bukan Sekadar Kehormatan Tapi Amanah Rakyat

Moehamad Dheny Permana | 22 Juli 2026, 09:33 WIB
Prabowo Ingatkan Perwira Remaja TNI-Polri: Pangkat Bukan Sekadar Kehormatan Tapi Amanah Rakyat
Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Perwira Polri Tahun 2026 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Setpres

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Pelantikan Perwira Polri Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo secara tegas memberikan pesan mendalam kepada para perwira remaja yang baru dilantik.

Presiden Prabowo menyampaikan selamat secara langsung kepada seluruh perwira baru atas nama pribadi, pemerintah, hingga seluruh rakyat Indonesia.

Ia menekankan bahwa momen pelantikan ini merupakan langkah awal dalam mendedikasikan diri untuk pengabdian yang sebenarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah yang telah diucapkan para perwira membawa konsekuensi besar bagi pengorbanan mereka demi kedaulatan NKRI.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Pelantikan Perwira Polri 2026

"Hari ini bukan sekadar upacara. Hari ini bukan garis akhir. Hari ini adalah awal sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara. Saudara-saudara telah bersumpah untuk bila perlu memberi jiwa dan ragamu untuk bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa tanda pangkat yang disematkan di pundak para perwira baru membawa beban tanggung jawab dan harapan besar dari masyarakat luas.

"Pangkat pertama yang saudara terima hari ini bukan sekadar kehormatan. Pangkat adalah amanah rakyat Indonesia. Pangkat adalah kepercayaan rakyat Indonesia. Pangkat adalah harapan rakyat Indonesia," katanya.

Presiden Prabowo menekankan adanya perubahan status sosial dan tanggung jawab moral bagi setiap perwira setelah resmi menyandang pangkat baru.

"Mulai hari ini, saudara bukan lagi milik dirimu sendiri. Mulai hari ini, sesungguhnya saudara bukan lagi milik keluargamu lagi. Saudara sudah menjadi milik bangsa dan negara," tuturnya.

Baca Juga: Mensesneg Ungkap Alasan Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo saat Sidang Kabinet

Di akhir amanatnya, Presiden Prabowo mengingatkan peran strategis para perwira muda sebagai benteng pertahanan dan penegak hukum masa depan Indonesia.

"Saudara adalah generasi penerus yang akan memikul tanggung jawab berat untuk membela negara dan bangsa, meneruskan cita-cita pendiri bangsa," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.