Akurat Logo

Darya Varia Komitmen Buka Peluang Perempuan Jadi Peneliti di Sektor Kesehatan

Siti Nur Azzura | 26 Juli 2026, 06:53 WIB
Darya Varia Komitmen Buka Peluang Perempuan Jadi Peneliti di Sektor Kesehatan
Media briefing D-STAR 2026.

AKURAT.CO Dalam momentum 50 tahun perjalanannya di Indonesia, PT Darya-Varia Laboratoria Tbk menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi masa depan kesehatan Indonesia.

Tidak hanya melalui penyediaan produk kesehatan berkualitas, tetapi juga melalui investasi pada pengembangan talenta generasi masa depan.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Darya-Varia kembali menghadirkan Darya-Varia Scholarship for Talented Aspiring Women Researchers (D-STAR 2026) dengan tema Empowering Women Researchers to Level Up as Future Leaders.

Baca Juga: PP AMPG Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental untuk Mencetak Pemimpin Masa Depan

Program ini merupakan wujud nyata dukungan Perusahaan dalam memperluas peluang bagi perempuan muda untuk berkembang sebagai peneliti, inovator, dan pemimpin yang akan berperan dalam mendorong kemajuan sektor kesehatan Indonesia.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraanya, D-STAR terus berkembang menjadi lebih dari sekedar program beasiswa.

Melalui dukungan pendanaan penelitian, pengembangan kepemimpinan, akses kepada praktisi industri, dan jejaring profesional, Darya-Varia berupaya membantu mempersiapkan lebih banyak perempuan muda agar mampu berkontribusi dalam riset dan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Program ini sekaligus mencerminkan keyakinan Perusahaan bahwa keberagaman perspektif dalam dunia penelitian akan melahirkan solusi kesehatan yang lebih infklusif, relevan, dan berkelanjutan.

Presiden Direktur PT Darya-Varia Laboratoria, dr. Ian Kloer, mengatakan pihaknya ingin memastikan bahwa kontribusi perusahaan tidak hanya hadir melalui produk kesehatan berkualitas, tetapi juga melalui investasi pada talenta yang akan membentuk masa depan kesehatan Indonesia.

"Kami percaya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi dan kemajuan ilmu pengetahuan, sehingga penting bagi dunia akademik dan industri untuk bersama-sama menciptakan lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk berkembang dan memimpin," kata Ian, Jumat (25/7/2026).

Baca Juga: Riset Economist Enterprise Soroti Pentingnya Integrasi Perawatan Kesehatan Mandiri ke dalam Sistem Kesehatan

Tahun ini, salah satu fokus topik penelitian dalam program beasiswa D-STAR adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), yang dilatarbelakangi oleh masih adanya AI Gender Gap.

Berdasarkan data global dari Harvard Business School dan Lean In, laki-laki tercatat menggunakan AI generatif secara rutin 16–22 persen lebih tinggi dibandingkan perempuan. Sementara itu, di industri teknologi, perempuan baru mengisi sekitar 26 persen dari peran sebagai spesialis AI.

"Melalui D-STAR, kami ingin memberdayakan lebih banyak perempuan muda berbakat untuk berkembang menjadi peneliti, inovator, dan pemimpin yang mampu menghadirkan solusi kesehatan yang relevan bagi kebutuhan masyarakat. Kami berharap program ini dapat membantu memperluas representasi perempuan di dunia riset sekaligus menghasilkan dampak berkelanjutan bagi ekosistem kesehatan Indonesia," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.