Reses DPR Harus Jadi Instrumen Mengawal Program Pemerintah Tepat Sasaran

AKURAT.CO Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan (Aher), menegaskan, masa reses memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi sarana menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program pemerintah di lapangan.
Aher mengatakan, anggota DPR memiliki dua tugas utama dalam menjalankan fungsi konstitusional, yakni mengikuti masa persidangan di parlemen dan melaksanakan reses di daerah pemilihan.
"Reses menjadi sarana untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi mereka, sekaligus memperjuangkan berbagai persoalan sesuai ruang lingkup tugas komisi masing-masing," kata Aher di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurutnya, aspirasi yang diterima saat reses tidak selalu berkaitan dengan bidang kerja Komisi II DPR.
Karena itu, persoalan di luar kewenangannya akan diteruskan kepada komisi terkait maupun pemerintah daerah agar tetap mendapat tindak lanjut.
Aher menjelaskan, masa reses juga menjadi momentum bagi anggota DPR untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepada masyarakat atas kerja-kerja legislasi, pengawasan, dan penganggaran yang telah dilakukan selama masa sidang.
Salah satu yang menjadi perhatian Komisi II DPR, kata dia, ialah pengawalan proses pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang pada periode 2025–2026 disebut sebagai salah satu proses rekrutmen terbesar sejak Indonesia merdeka.
"Ini menjadi bagian dari pertanggungjawaban kami kepada masyarakat mengenai apa yang sudah dan sedang diperjuangkan di DPR," ujarnya.
Selain menyerap aspirasi, reses juga dimanfaatkan untuk memverifikasi pelaksanaan program pemerintah di lapangan.
Aher mencontohkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dinilai telah memberikan manfaat besar melalui sertifikasi tanah gratis bagi masyarakat.
Baca Juga: Survei Kepuasan Publik Harus Jadi Bahan Evaluasi, Pemerintah Perlu Perkuat Kinerja dan Komunikasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









