Prabowo Sentil Pemda hingga Pusat: Negara Harus Memudahkan Rakyat, Bukan Mempersulit

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menyentil kinerja aparatur pemerintah di tingkat pusat maupun daerah yang dinilai masih kerap menghambat layanan publik. Dia menegaskan, tugas utama negara adalah memberikan kemudahan serta pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
"Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit. Dan kalau saya bicara, saya tidak hanya bicara pemerintah pusat. Justru saya bicara juga kepada pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten," ucap Prabowo saat pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Prabowo menyebutkan bahwa persoalan birokrasi yang berbelit-belit serta tidak bekerja secara efisien masih menjadi salah satu masalah utama yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini.
Baca Juga: Prabowo Bikin Petani Tersenyum: Pangkas 145 Aturan Penyaluran Pupuk hingga Harga Turun 20 Persen
Dia juga menyoroti praktik penyalahgunaan wewenang di lingkungan pemerintahan yang kerap merugikan kepentingan publik demi keuntungan pribadi.
"Para birokrat yang sering menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk memperkaya diri, memperkaya keluarganya, dan memperkaya kelompoknya. Ini harus kita berantas," ucapnya.
Menurutnya, berbagai persoalan di tubuh birokrasi tersebut tidak boleh ditutupi. Di era digital dan keterbukaan informasi seperti sekarang, penyelesaian masalah secara terbuka menjadi hal yang mendesak.
Baca Juga: Prabowo Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, Laba TINS Naik 9 Kali Lipat
Sebab, dampak dari birokrasi yang buruk sangat berbahaya bagi keberlangsung negara jika terus dibiarkan tanpa tindakan tegas. "Dan ini memerlukan persatuan di antara semua pemimpin dan kelompok politik. Karena birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup, akan menghancurkan suatu bangsa," tuturnya.
Prabowo pun meminta para pejabat dan pelaksana birokrasi untuk lebih aktif turun ke lapangan, guna mendengarkan aspirasi serta keluhan langsung dari masyarakat. Sehingga, berbagai program dan kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat.
"Tanya rakyat, dengarkan suara rakyat. Mereka yang pertama akan menyampaikan bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







