Prabowo Tegaskan Persatuan Nasional Jadi Kunci Tercapainya Kesejahteraan Rakyat

AKURAT.CO Presiden RI, Prabowo Subianto, menekankan bahwa persatuan dan kekompakan seluruh elemen bangsa merupakan fondasi utama untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan sejahtera.
Dengan keberagaman suku, bahasa, agama, dan latar belakang, Prabowo menilai persatuan sebagai kekuatan strategis bangsa dalam menghadapi tantangan pembangunan.
"Dalam satu tahun saya kira kita sudah buktikan kepada rakyat. Banyak yang kita hasilkan untuk rakyat sebagai satu tim yang kompak. Jadi kuncinya adalah kekompakan, kerja sama, unity, persatuan," ucap Prabowo dalam acara Akad Massal KPR FLPP di Serang, Banten, dikutip Minggu (21/12/2025).
Baca Juga: Ribuan Paket Natal Prabowo Sampai di Ambon Lewat 98 Resolution Network
Prabowo juga memberi peringatan kepada seluruh pejabat negara untuk bekerja sebaik-baiknya, dan selalu mengedepankan kepentingan negara dan rakyat.
"Dan persatuan artinya harus setia. Setia kepada siapa? Jangan setia kepada orang, kita harus setia kepada nilai-nilai, setia kepada tanah air, setia kepada bangsa, setia kepada rakyat, baru kita dapat hasil yang baik," ujarnya.
Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan Republik Indonesia merupakan hasil perjuangan seluruh lapisan rakyat. Petani, nelayan, guru, kiai, hingga rakyat kecil lainnya memiliki peran penting dalam menopang perjuangan bangsa sejak awal.
Baca Juga: Perkuat Pariwisata, Prabowo Mau Seluruh Kota di Indonesia Bersih dan Indah
"Mereka semua adalah darah pejuang. Walaupun anak petani, petani itu pejuang. Petani memberi makan kepada tentara, tentara tidak dapat makan, tentara tidak bisa perang. Jadi kemerdekaan Republik Indonesia dihasilkan oleh wong cilik, oleh petani-petani, oleh nelayan-nelayan, oleh kiai-kiai di pesantren, oleh guru-guru. Itu cara kita mendapat kemampuan," tuturnya.
Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang kaya, namun pengelolaannya harus dilakukan secara lebih baik, transparan, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, dia menekankan pentingnya penegakan hukum serta kehadiran negara yang bersih dan berintegritas.
"Kita harus tegakkan hukum, tegakkan peraturan. Negara harus hadir, tapi negara juga harus bersih. Pemerintah harus bersih. Pemerintah tidak bisa mengizinkan institusi-institusinya korup. Saya bertekad berusaha untuk membersihkan aparat, karena aparat adalah yang akan meneruskan, yang akan memberi pelayanan kepada rakyat. Kalau yang memberi pelayanan tidak baik, tidak jujur, saya kira kekayaan terus akan tidak sampai ke rakyat," tegas Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







